Suzuki Satria F150 warna baru

SURABAYAPAGI.com - Peningkatan eskpor motor Suzuki selama semester pertama 2018, menunjukan kenaikan yang fantastis. PT Suzuki Indomobil Motor sebagai pabrik kendaraan beroda dua di Indonesia, berhasil mengekspor motor Suzuki hingga puluhan ribu unit.

Assistant Head of 2 Wheel Overseas Sales and Marketing SIM, Ahmad Fauzy mengatakan, kontribusi ekspor Suzuki roda dua melejit 28,5 persen pada semester pertama tahun ini, dengan jumlah 72.286 unit yang dikirim secara terurai dan utuh ke 36 negera tujuan.

“Untuk motor yang kami ekspor secara utuh ada Address, GSX-R125, GSX-R150, Nex II yang namanya Skydrive. Yang secara terurai, kami juga mengeskpor semua model itu, tapi tujuan negaranya berbeda,” ujarnya di ICE, BSD City, Tangerang, Kamis 9 Agustus 2018.

Sementara, penyumbang terbesar pasar eskpor dalam bentuk utuh atau completely built up, yakni Suzuki Satria FU dengan raihan 15.720 unit atau tumbuh 424 persen. “Tahun 2017 lalu, dengan periode yang sama Satria FU yang namanya Rider itu hanya 3.000 unit,” tuturnya.

Suzuki GSX-R150 produksi Indonesia

Jika melihat data penjualan Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) dari Januari sampai Juni tahun ini, penjualan motor ayam jago itu hanya 9.970 unit di dalam negeri. Sedangkan, posisi kedua yang jadi penyumbang terbesar ekspor dalam bentuk CBU adalah GSX-R150.

Jumlah ekspor GSX-R150 3.227 unit atau meningkat 106 persen dari tahun lalu dengan periode yang sama, yang hanya 1.568 unit. “Kenaikan ekspor sepeda motor memberi dampak pada eskpor komponen, yang tumbuh tiga persen atau 46.920 unit,” jelasnya.