Serangan udara menghancurkan rumah warga di wilayah Gaza

SURABAYAPAGI.com - Tiga warga Palestina meninggal dunia dan banyak orang lainnya mengalami luka-luka, akibat serangan udara Israel yang dilakukan pagi ini di atas wilayah Jalur Gaza yang terkepung.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, Ashraf Al-Qadra membenarkan bahwa di antara mereka yang tewas adalah seorang ibu hamil berusia 23 tahun bersama dengan anaknya yang berusia 18 bulan.

Dilansir dari Middle East Monitor, Jumat, 10 Agustus 2018, Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi ibu yang tewas itu bernama Inas Muhammad Khamash dan putrinya yang bernama Bayan Khamash.

Kementerian Kesehatan menambahkan bahwa suami Inas, Muhammad Khamash, menderita luka sedang hingga serius ketika pesawat tempur Israel menyerang daerah Jaafari di Gaza tengah.

Al-Qadra mengumumkan bahwa di Jalur Gaza utara, serangan udara Israel menewaskan warga Palestina ketiga, yang diidentifikasi sebagai Ali Al-Ghandour, berusia 20 tahun.

Dua belas warga Palestina juga dilarikan ke rumah sakit akibat luka yang diderita selama penyerangan, di mana dua di antaranya berada dalam kondisi kritis.

Seorang sumber menegaskan bahwa Jalur Gaza mengalami kerusakan material yang serius.

Sementara itu menurut seorang juru bicara militer Israel, pesawat tempur Israel menargetkan dan mengebom sekitar 140 lokasi di Jalur Gaza yang terkepung.