Gus Choi (dua dari kiri) saat membuka kantor Bapilu di Jember.

SURABAYAPAGI.com,Jember-Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Jember optimis pada Pemilu 2019 mendatang mampu meraih 12 kursi, dari 50 kursi di DPRD setempat. Optimisme itu karena partai besutan Surya Paloh ini telah menggalang berbagai potensi, termasuk para pengusaha lokal, politisi potensial dari partai lain, serta kaum muda berbakat.

Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Nasdem Jember Marzuki Abdul Ghofur mengatakan, target 12 kursi ini cukup rasional. Menurutnya dari enam daerah pemilihan (dapil) yang ada di Jember, pihaknya mematok dua kursi di masing-masing dapil. Marzuki menyebut, partainya dapat memenuhi target itu karena pihaknya mengusung caleg potensial, tak hanya dari unsur struktual partai, tapi juga elemen lain, termasuk tiga anggota legislatif untuk bergabung ke Nasdem.

"Kami optimis, karena caleg yang kami usung sangat potensial. Salah satunya adalah dari unsur media, petani, dan pengusaha," ujarnya, usai meresmikan Kantor Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Nasdem, di pertokoan Jubung, Kecamatan Sukorambi, Jumat (28/9). Pembukaan kantor bapilu ini diresmikan langsung oleh Ketua Bappilu DPP Partai Nasdem, Effendi Choirie.

Untuk itu, pihaknya menyiapkan kantor khusus pemenangan pemilu, guna menggodok strategi yang lebih matang. Kantor ini, juga akan menjadi sarana berkumpul para caleg mulai tingkat kabupaten, provinsi, dan pusat. "Sebetulnya kantor DPD sudah ada, tapi kami bertekad mewujudkan kantor bappilu sebagai tempat bertemunya para calegi Partai Nasdem," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bappilu DPP Partai Nasdem Effendi Choirie menuturkan, kantor yang baru saja diresmikannya ini tak hanya menjadi tempat berkumpulnya para caleg dan kader Nasdem semata, tapi juga sebagai pusat pergerakan dan perjuangan partai mengusung tagline bersatu, berjuang, menang tersebut. "Nanti, setiap malam Jumat harus dipakai membaca kitab suci. Kalau tidak bisa dua minggu sekali, atau sebulan sekali. Ini biar perjuangannya bersama Allah. Agar Nasdem bercahaya," pintanya.

Gus Coy, sapaan Effendi Choirie menegaskan, aktivitas membaca kitab suci ini penting, karena akan membuat gerakan partai lebih beraura sehingga mampu membuat pemilik tertarik. Bahkan, kata dia, melihat bendera Nasdem saja hati mereka sudah tertarik. "Ini namanya berjuang bersama Allah. Dan terangilah kantor-kantor mapun rumah-rumah dengan bacaan selawat dan Alquran," sebutnya.

Selain bermanfaat memikat para pemilih, hal itu juga untuk menepis anggapan bahwa di politik itu seolah-olah sekuler. Oleh karenanya, meskipun Nasdem merupakan partai nasionalis, tapi juga bisa menjadi pelopor untuk menggabungkan nilai-nilai keagamaan dalam setiap aktivitas kepartaian. "Hasil kontemplasi Pak Surya Paloh setelah berkunjung ke sejumlah pesantrean, Pak Surya juga sudah menegaskan, bahwa Partai Nasdem menjadi partai yang nasionalis-religius," ucapnya.ndik