Warga mensyukuri diciduknya Walikota Pasuruan oleh KPK.

SURABAYAPAGI, Pasuruan- Warga Kota Pasuruan, yang tidak puas dengan pembebasan tanah tol, sujud syukur di depan lobi Kantor Walikota di Jl Pahlawan. Warga itu, Usman, Goji Tolib, dan Munib, penduduk Lingkungan Doropayung, Kelurahan Tembokrejo, Kota Pasuruan.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur pemerintahan yang korup akhirnya berakhir. Kami minta kepada penegak hukum supaya membongkar seluruh korupsi yang dilakukan oknum pejabat-pejabat itu, " kata Goji Tholib.

Dikatakan, diri dan warga yang tanahnya dibebaskan pelaksana proyek tol merasa kecewa. Harga tanah yang ditaksir Aprraeser tidak sesuai. Sehingga nominal harga tanahnya tidak dapat untuk membeli tanah yang spekifikasinya sama dengan lokasi sebelumnya.

Berbagai upaya telahdilakukan. Tapi upaya itu tidak membawa hasil. "Saya sudah laporkan ke Kementrian, dan pemerintah pusat. Tapi nyatanya sampai sekarang tidak tuntas, " kata Usman.

Warga bersujud syukur setelah mendengar kabar dari media jika Walikota ditangkap KPK. Spontan warga ini datang ke Kantor Walikota. Disitu warga berdiri di depan pintu masuk Kantor Walikota. Dengan menengadakan tangan mereka mengucap Alhamdulillah.

Sejenak kemudian mereka bersama-sama sujud syukur. Sekitar 20 detik mereka bersujud. "Sujud syukur ini sebagai tanda terima kasih kami kepada KPK yang membersihkan korupsi di negeri ini, " sahut Tholib.dir