SURABAYAPAGI.com - Bagi orang dewasa, tidur pulas bak kemewahan yang hanya bisa didapat di akhir pekan. Sementara bagi anak-anak, tidur justru jadi yang tak disukai.

Sulitnya untuk membuat anak tidur tak jarang membuat orang tua pusing bukan kepalang. Tak heran, pasalnya anak-anak memiliki energi yang lebih besar daripada orang dewasa.

Sejumlah ahli memberikan beberapa trik yang bisa diterapkan orang tua untuk membantu anak tertidur.

1. Jauhkan dari perangkat elektronik

Godaan perangkat elektronik membuat anak malas tidur. Media sosial dan gim ’mengajak’ anak untuk terus terjaga. Orang tua harus memastikan si buah hati jauh dari perangkat elektronik saat menjelang waktu tidur.

"Sinar biru dari layar dapat menimbulkan efek negatif pada anak saat tidur. Ini berpengaruh pada kadar hormon melatonin alias hormon tidur," ujar Neil Robinson, seorang sleep expert, dikutip dari The Independent.

Orang tua, kata Robinson, dapat menciptakan lingkungan tanpa teknologi 30 menit sebelum waktu tidur. Suasana seperti ini dapat membantu anak untuk tidur tanpa tergoda membuka gawai.

Selain itu, penting pula untuk mengatur pencahayaan kamar demi tidur yang berkualitas.

2. Atur ketat waktu tidur

Sulit bagi anak untuk tidur di waktu yang berbeda setiap hari. Oleh karena itu, sleep expert Joy Richards menyarankan orang tua untuk memiliki rutinitas pagi dan malam untuk anak.

"Saya selalu mengatakan bahwa rutinitas adalah bagian terpenting dari gaya hidup anak untuk membuat mereka tidur," kata Richards.

Dengan mengatur jadwal tidur setiap malam, anak-anak akan sadar waktu tidurnya. Dan, secara perlahan, hal itu akan jadi kebiasaan bagi si anak.

Jam berapa sebaiknya anak tidur?

Setiap tahap tumbuh kembang anak memiliki anjuran berbeda untuk waktu tidur mereka. Balita dianjurkan untuk tidur 9-16 jam dalam sehari, 8-14 jam untuk anak pra-sekolah, 7-13 jam untuk anak 5-11 tahun, dan 6-12 jam untuk remaja.

3. Ciptakan suasana tenang

Suasana tenang dan damai dapat diciptakan dengan mengajak anak berimajinasi.

"Minta anak untuk membayangkan tempat favorit untuk berlibur, matikan lampu, dan keluarlah dari ruangan," ujar psikolog keluarga, Dani Binnnington. Imajinasi itu, kata dia, akan membawa kembali kenangan menyenangkan dan perasaan positif.

Selain itu, rasa nyaman juga bisa diciptakan dengan mandi sebelum tidur. Mandi dapat menurunkan suhu tubuh dan membuatnya siap untuk tidur.

4. Awasi asupan makanan

Orang tua perlu mengawasi apa yang dimakan sang buah hati jelang waktu tidur. Tak disarankan bagi anak-anak untuk mengonsumsi makanan yang mengandung gula. Pasalnya, gula hanya akan membuat energi si anak makin melonjak.

Ada baiknya jika orang tua membatasi konsumsi makanan ringan selama 45 menit sebelum tidur. Apel dan kacang panggang adalah dua makanan tepat yang diberikan pada anak sebelum tidur.

5. Penggunaan kasur yang nyaman

Kasur merupakan elemen utama yang bisa membantu sipa pun untuk tidur, termasuk anak.

"Banyak orang dewasa menikmati kasur yang lembut atau medium. Anak justru memerlukan kasur yang lebih padat," kata sleep expert lainnya, Phil Lawlor.