Dankormar Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono usai membuka acara perlombaan di lingkup marinir dilapangkan marinir sport center Karangpilang,Surabaya.

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam rangka menjaga kebugaran tubuh prajurit, perlu adanya ketahanan jasmani. Untuk itu Korps Marinir mengadakan lomba Binsat( pembinaan satuan) di marinir spot center, Karangpilang (8/10/2018). Dan lomba ini diikuti seluruh batalyon yang ada di marinir.

Komandan Marinir Mayjen TNI (Mar) Bambang Suswantono menegaskan kegiatan ini merupakan kesiapan Siagaan jasmani parjurit yang harus siap sedia dalam menjalankan tugas. Pasalnya, kata jendral bintang dua ini, diluar itu marinir juga ada tugas OMP ( Operasi Militer Perang) dan OM SP ( Operasi Militer Selain Perang).

Kita ketahui, beberapa Minggu yang lalu, saudara kita di Palu, Sigi dan Donggala mengalami musibah bencana alam."Kita marinir, ikut membantu misi kemanusian dengan mengirimkan 800 prajurit kesana,"terangnya.

Nah, untuk prajurit yang ada di markas, kita adakan lombakan Binsat. Dan kebetulan juga untuk memperingati hari jadi marinir yang jatuh pada 15 Nopember 2018, bulan depan.

Perlombaan ini ada lima pertama menembak, halang rintang, cous country, renang dan terakhir mendayung. Sedangkan peserta lomba ada 34 tim. Mereka harus berlomba lomba jadi yang terbaik.

Jangan sampai, kata Jendral yang mudah akrab ini peserta pada urutan terakhir alias nomer 34, akan diberi bendera tengkorak. " Bagi peserta terbaik akan mendapat perhargaan sebaliknya jika ada peserta yang paling belakang atau buruk akan diberi bendera tengkorak,"tandasnya. Nanti yang paling buncit itu lebih baik pakai rok saja.

"Prajurit yang kalah pakai rok saja,"ujarnya bercanda.

Bambang, meminta perlombaan ini, sebagai semangat prajurit dan panitia harus sportif dan profesional jangan merasa dari batalyon yang sama diberi bagus juga sebaliknya. Itu jangan sampai terjadi.nt