SURABAYAPAGI.com - Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde mengatakan Real Madrid terkena karma. Los Blancos dipaksa gigit jari dengan kekalahan 1-5 dalam laga El Clasico yang berlangsung di Estadio Camp Nou, Minggu 28 Oktober 2018 malam WIB.

Madrid bermain dalam tekanan sejak wasit meniup peluit tanda pertandingan dimulai. Gawang yang dikawan Thibaut Coutois pun harus bobol sebanyak dua kali.

Madrid perlahan bangkit di babak kedua, sekaligus mampu mencetak satu gol. Kepercayaan diri mereka bangkit dan berani bermain terbuka untuk meladeni Barcelona.

Sial bagi skuat asuhan Julen Lopetegui, karena Barcelona justru bisa menambah tiga gol lagi. Menurut Valverde, kekalahan Madrid ini amatlah menyakitkan.

"Ini adalah salah satu hasil di mana itu bisa menyakiti Anda. Saya ingat ketika kami bermain melawan mereka di Piala Super Spanyol dan kami sangat menderita. Sekarang giliran mereka," ujar Valverde, dikutip dari Sport.

Saat bertemu di Piala Super Spanyol tahun lalu, Barcelona kalah dalam dua pertemuan. Yang pertama dengan skor 1-3, lalu dua gol tanpa balas di laga tandang.

Dikatakan juru taktik berusia 54 tahun tersebut, ketika Madrid berinisiatif keluar menyerang. Para pemainnya berhasil mencuri momentum untuk melancarkan serangan balik.

"Kami bereaksi ketika mereka mulai mengambil risiko, dan kami berhasil membuat mereka membayarnya," tutur Valverde.

Kemenangan atas Madrid membawa Barcelona nyaman berdiri di puncak klasemen LaLiga. Dari 10 pertandingan, mereka mengumpulkan 21 poin. Sedangkan Madrid masih tercecer di urutan kesembilan dengan koleksi 14 poin.