Ketua DPW Nasdem Jawa Timur Sri Sayekti Soedjunadi, Nico Ainul Yaqin (Kiri I) Ketua DPD Nasdem Surabaya Sudarsono (Kiri II Pakai Peci Hitam) Albert Ketua DPD Nganjuk (Kanan).

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua DPW Nasdem Jawa Timur Sri Sayekti Soedjunadi mengaku tidak memiliki target tinggi dalam perolehan kursi di DPRD Jawa Timur pada pemilihan legislatif (pipeg) 2019. Nasdem Jatim hanya ingin memperoleh 14 kursi.

"Di Jatim ada 14 dapil (daerah pemilihan), setiap dapil harus ada satu caleg (calon legislatif) yang mewakili (terpilih), berarti ada 14 kursi yang harus kita dapatkan," ujarnya saat melakukan kunjungan untuk melakukan konsolidasi ke kantor DPD Nasdem Surabaya di Jalan Pandegiling, Jumat (2/11).

Dia mengungkapkan, target awal 17 kursi. Namun setelah melakukan pemetaan, tracking dan kroscek, targetnya dikurangi menjadj minimal 14 kursi. Target ini dipandang cukup realistis melihat perkembangan partai dan penerimaan partai oleh masyarakat.

Untuk mencapai target tersebut, Kakak Janet, panggilannya sudah melakukan beberapa upaya. Salah satunya adalah safari politik dengan mengunjungi kantor DPD Nasdem di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Selain itu, sejak 2015 Partai Nasdem sudah banyak melakukan pembenahan struktur. Partai sudah melengkapi struktur kepengurusan hingga ke tingkat desa atau kelurahan. Kader Nasdem dan relawan sudah tersebar di setiap pelosok desa dan kelurahan.

Tak cukup hanya itu, postur caleg yang ikut memperebutkan kursi pada 17 April 2017 juga bagus. Para caleg memiliki track record dan kredibilitas. Mereka terdiri dari latar belakang yang beragam. Ada anak muda, politisi senior, budayawan, pengusaha hingga mantan jurnalis.

"Kami sangat optimis mencapai target dengan postur caleg dan kondisi partai saat ini," jelasnya.

Kakak Janet mengaku partainya sedang fokus terhadap pembinaan anak muda. Anak muda saat ini merupakan segmen yang jenuh terhadap hiruk pikuk perkembangan politik terkini. Sebab, mereka masih masuk dalam golongan yang idealis.

Namun, lanjutnya, anak muda merupakan sebagai kelompok calon pemilik masa depan. Artinya, mereka seharusnya tidak boleh jenuh dan jauh dengan politik.

"Nah, kantor kami nanti akan didesain menjasi tempat nongkrong anak muda, kami akan fasilitasi dengan Wifi," terangny.

Pengurus DPW Nasdem lainnya, Nico Ainul Yaqin menambahkan, pada pemilu 2019 nanti akan ada lima lembar kertas suara. Untuk mempermudah masyarakat mengenali Nasdem, partainya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Selain itu, Nasdem akan mengadakan try out kepada masyarakat agar caleg Nasdem mudah dikenali. "Cara ini akan kita lakukan supaya masyarakat mudah mengenali partai Nasdem," jelasnya.

Alumni UIN Sunan Ampel Surabaya ini mengaku sudah menyipkan saksi. Paling tidak, masing-masing TPS akan disediakan dua orang saksi. "Saksi ini berfungsi sebagai duta, ujung tombak, dan penyiapan pengamanan suara," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD Nasdem Surabaya Sudarsono Rahman mengaku, khusus untuk DPRD Surabaya menargetkan 10 kursi. Target ini optimisi akan dicapai dengan berbagai persiapan yang sudah dilakukan.

Cak Dar, sapaannya, menjelaskan, Nasdem Surabaya rajin melakukan konsolidasi dan pembekalan terhadap caleg. Artinya, para caleg Nasdem sudah siap mengarugi ketatnya persaingan.

"Kita juga sudah menyiapakan 8.200 sekian saksi, mereka sudah kita latih untuk mengamankan suara," tandasnya. Alq