Dua bintang Juventus, Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala, saat rayakan gol.

SURABAYAPAGI.com - Juventus akan menjamu lawan berat, Manchester United di Allinz Stadium dalam lanjutan fase grup Liga Champions, Kamis dini hari 8 November 2018. Laga ini akan menjadi ujian lanjutan pertahanan kokoh Giorgio Chiellini dan kawan-kawan dalam menghadapi gempuran lini depan Setan Merah.

Dilansir laman resmi UEFA, Juventus belum pernah kebobolan di Liga Champions musim ini. Juventus menang beruntun dengan clean sheets di tiga laga pertama. Usai menang 2-0 atas Valencia, skuat besutan Massimiliano Allegri tersebut menghajar BSC Young Boys 3-0 dan menekuk MU dengan skor 1-0.

Juventus juga memiliki rekor apik dalam sembilan pertemuan terakhir melawan tim-tim Premier League sejak tahun 2003 (5 menang, 4 imbang) Di sisi lain, MU juga tidak bisa dianggap remeh. MU sedang on fire setelah menang beruntun di dua laga terakhir mereka. MU sukses menekuk AFC Bournemouth dan Everton dengan skor 2-1 dalam lanjutan Premier League. Kemenangan yang jadi modal berharga MU jelang lawan Juventus.

Efek Ronaldo Dongkrak Motivasi Juventus

Megabintang Juventus Cristiano Ronaldo

Di laga ini, Juventus bakal kembali mengandalkan bintang andalan, Cristiano Ronaldo. Mantan pemain Real Madrid itu dianggap memiliki efek positif di Juventus. Gelandang Juventus, Blaise Matuidi memuji rekan setimnya tersebut. Pemain asal Portugal itu dianggaop menjadi contoh bagi skuat Juventus. Matuidi mengungkapkan, Ronaldo punya etos kerja tinggi. Dan torehan 7 gol di 7 laga Serie A musim ini menjadi hasil dari kerja keras Ronaldo.

"Dia bekerja keras dengan menggila sejak datang ke sini. Lebih keras dari pemain lain di sini," kata Matuidi dilansir Tribal Football.

"Itu sebabnya, di usianya yang 33 tahun, dia tetap menjadi contoh buat kami semua dan memberikan dorongan ekstra kepada kami," lanjutnya.

Matuidi memberikan contoh lain usai Juventus melakoni laga melelahkan melawan Manchester United di Liga Champions, pekan lalu.

"Sehari setelah melawan MU, kami semua kelelahan parah. Kecuali Ronaldo. Semua pemain merasa lebih kuat jika bersamanya," jelas Matuidi.

"Dia juga krusial di 90 menit laga. Dia bisa melakukan sesuatu yang tidak bisa dilakukan para pemain lain dalam hal meningkatkan permainan," lanjutnya.

Misi Pogba Habisi Sang Mantan

Gelandang Manchester United Paul Pogba

Sementara itu, laga menghadapi Juventus juga sudah sangat dinanti gelandang MU, Paul Pogba. Dia tak sabar menghadapi mantan klubnya itu. Seperti yang diketahui, pemain asal Prancis tersebut pernah membela Nyonya Tua pada 2012 hingga 2016. Prestasinya membanggakan, dia membantu Juventus meraih empat gelar Scudetto.

Kembali mengunjungi Turin tentu membuka memori manis Paul Pogba bahkan Juventus sudah dianggapnya sebagai rumah sendiri.

"Untuk saya ini adalah kebanggaan. Turin adalah rumah saya dan di sana saya mencetak gol perdana sebagai pemain profesional," kata Pogba, seperti dilansir ESPN.

Meski begitu, sang pemain mengaku bakal fokus untuk meraih kemenangan kontra Juventus. Meski itu harus melukai mantan klubnya sendiri.

"Ini adalah harapan yang menjadi kenyataan. Saya berbicara dengan saudara saya musim panas lalu. Saya mengatakan kepadanya untuk membayangkan jika MU dan Juventus dalam satu grup," jelasnya.

"Trofi Liga Champions adalah harapan saya dan selalu ada dalam pikiran saya," lanjut dia berharap bisa membawa MU juara Liga Champions.