Walikota Malang

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah kota Malang menerapkan sistem kerja perbaikan bagi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sistem yang disebut Lelang kerja ini nantinya diterapkan tahun 2019 mendatang.

Sutiaji menyampaikan, Pemerintah akan memberlakukan sistem Lelang kerja reward and punishment.

Lanjutnya, "Reward and punishment ini diberlakukan secara menyeluruh bagi OPD di Kota Malang. Misalnya, ada salah seorang atau sekelompok OPD dari lembaga tertentu yang berhasil mencapai target indikator, pemerintah malang akan mengapresiasi reward tersebut. Tetapi misalkan, salah seorang atau sekelompok yang tadi tidak memcapai target indikator, akan mendapat punishment," katanya.

Saat ditanya bentuk reward and punishment, Walikota Malang ini enggan bicara lebih jauh lagi. Pihaknya belum bisa memastikan bentuk reward and punishment yang akan diberikan.

Imbuhnya, "Sutiaji tidak akan berkompromi apabila kedapatan OPD yang dinilainya kurang bisa mencapai target indikator kerja dalam sisitem Lelang kerja ini."

Sutiaji menegaskan, dirinya memiliki rencana untuk memberlakukan sistem mutasi atau perombakan apabila tidak mencapai target indikator kerja tersebut.

Sementara kepada OPD yang dinilai mencapai target indikator kerja akan ada hadiah yang mungkin berupa promosi jabatan.

Lanjutnya dengan optimis, "Adanya sistem Lelang kerja ini bagi OPD kota malang semakin meningkatkan kinerjanya dari waktu ke waktu. Bukan hanya itu, setiap OPD akan mempunyai target progres yang akan dicapainya."

"Yang jelas, OPD akan mempunyai patokan target yang di ampu. Misal ada misi 1,2,3 dan 4.yang salah satu misinya berkaitan dengan akses pendidikan dan kesehatan sebagai layanan dasar", imbuhnya.