Ilustrasi jalan

SURABAYAPAGI.com, Batu - Polres Batu tidak merekomendasikan Jalur Lingkar Barat (Jalibar) menjadi jalur alternatif menuju Kota Batu.

Maklum saja, Jalibar di Desa Tlekung dan Desa Oro-oro Ombo ini termasuk jalur curam, sehingga bisa membahayakan wisatawan yang belum pernah melewati jalur tersebut.

Kanit Laka Polres Batu, Ipda Anton Hendri mengatakan, jalur tersebut bukan tidak diperbolehkan, tetapi tidak dianjurkan bagi yang belum pernah melewati jalur itu.

Dikatakannya, apabila sudah pernah tidak apa-apa.

"Kami tidak merekomendasikan jalur itu karena banyak tikungan yang membahayakan pengendara jika tidak paham betul medannya di sana. Kalau warga lokal tidak apa-apa, dan kalau memang menuju tempat lokasi di sekitar situ juga tidak apa-apa," kata Anton, Selasa (20/11/2018).

Dalam jalur tersebut melewati beberapa lokasi tempat wisata.

Seperti Coban Putri, Wisata Berkuda, Coban Rais, dan lainnya.

Pihaknya lebih menyarankan agar pengendara dan wisatawan menggunakan jalur alternatif lain. Ia menyebutkan jalur itu seperti Jalur Karangploso-Batu, lalu Jalan Raya Tlekung, Desa Pendem tembus ke pertigaan Lippo Plaza.

Lalu untuk menuju arah Selecta Desa Tulungrejo, wisatawan bisa langsung lewat Desa Sumberejo, Perempatan Pos Polisi Pesanggrahan langsung menuju pintu masuk Selecta.

"Kami menyarankan agar lewat jalur desa. Karena selain lebih aman, apabila terjadi sesuatu warga sekitar bisa membantu. Karena melewati rumah warga," ungkapnya.

Anton menambahkan, jalur alternatif itu digunakan untuk mengurai kemacetan di jalur utama.

Jalur utama itu seperti Jalan Ir Soekarno, Jalan Moh. Hatta.

Nantinya Polres Batu bekerjasama dengan Pemkot Batu untuk memasang rambu-rambu petunjuk arah jalur mana saja yang dijadikan alternatif.

"Di rambu-rambu itu nanti kami pasang bisa menuju ke arah mana. Agar memudahkan wisatawan juga menuju lokasi sesuai dengan tujuan," imbuhnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan mengerahkan petugas di titik-titik yang rawan terjadi kecelakaan. Seperti jalur blank spot, yang rawan terjadi kecelakaan.

Jalur itu dikatakan blank spot karena sering terjadi kecelakaan dan korban meninggal dunia.

Blank Spot itu seperti di Jalan Abdul Manan, Jalan Wijaya Kecamatan Pujon, Jalan Mangir Kecamatan Kasembon, Jalan Bukit Berbunga Kecamatan Batu, dan Jalan Pandanrejo, Desa Pandanrejo.