Angel Lelga

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Artis Angel Lelga kembali menjadi sorotan publik. Kali ini Angel yang saat ini berstatus caleg dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo) digrebek bersama dengan pria lain.

Sekretaris Jenderal Partai Perindo, Ahmad Rofiq mengatakan pihaknya akan mengambil tindakan kepada Angel Lelga. Apabila kasus ini merugikan partai. Sebab menurut Rofiq, Partai Perindo ini sedang membangun citra positif di masyarakat.

"Tapi kalau ada satu hal yang merugikan tindakan, partai akan memberikan evaluasi terhadap Angel Lelga. Partai akan memberikan langkah‎," ujar Rofiq, Senin 1(19/11/2018).

Oleh sebab itu, Rofiq mengatakan sampai saat ini Partai Perindo sedang menunggu konfirmasi terkait kasus ini dari Angel Lelga.

"Prinsipnya kita sedang menunggu keterangan dari Angel Lelga apa yang terjadi terkait peristiwa itu," katanya.

Meski demikian, Partai Perindo enggan ikut campur dengan masalah pribadi Angel Lelga.Sebab ini adalah masalah keluarga. Tapi memang apabila kasus itu merugikan partai maka akan memberikan teguran.

"Karena memang partai enggak bisa ikut campur mengenai peristiwa itu. Karena itu masalah keluarga. Kita menghormati," pungkasnya.

Vicky Prasetyo menggerebek rumah Agel Lelga di kawasan Jagakarsa, Jakarta pada Senin 19 November 2018 dini hari. ‎Dia mendapati sang istri bersama dengan laki-laki lain di dalam kamar.

Vicky pun menulis curahan hatinya di Istagram pribadinya @vickyprasetyo777 yang mengungkapkan kata-kata kepasrahan ada ujian yang menimpa.

"Ya Allah hamba ikhlas atas semua yang terjadi. Semoga hamba bisa selalu menjadi orang-orang yang sabar atas situasi takdir apapun yang disuguhkan dalam kehidupan," tulis Vicky Prasetyo.

Adapun Vicky menggerebek rumah Agel Lelga pada pukul 02.00 WIB. Dalam pengrebekan itu Vicky membawa orangtua, keluarga, warga hingga awak media.

Vicky Prasetyo juga telah melaporkan sang istri ke Polres Metro Jakarta Selatan atas tuduhan perzinahan. Hal itu diungkapkan oleh kuasa hukum Vicky.

Saat terciduk dan dituduh berzinah, Angel membantah dan menuntut dilakukan visum.