Yeyet Komar Hidayat saat berjabat tangan

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Lepas pisah Kapaldam V/Brawijaya dari Kolonel Cpl Yeyet Komar Hidayat kepada Letkol Cpl Moh Tadin digelar di Paldam V/Brawijaya Jalan Mulyorejo Indah I, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (23/11).

Secara simbol dilakukan pengalungan bunga sebagai penyambutan Letkol Cpl Moh Tadin oleh pejabat dan prajurit di lingkungan Paldam V/Brawijaya.

Kolonel Cpl Yeyet Komar Hidayat berharap Kapaldam V/Brawijaya terus dapat mengintensifkan anggota untuk pemeliharaan ilmu dan pelatihan tenaga prajurit di wilayahnya.

Prajurit terlatih berada di bawah satuan Paldam yaitu bengkel daerah (Bengrah) Paldam V/Brawijaya, Denpal I di Madiun, Denpal II di Mojokerto, Denpal III di Malang dan Denpal IV di Sidoarjo.

Semasa menjadi Kapaldam V Brawijaya, banyak Inovasi yang pernah digagas dan direalisasikan oleh Kol Yeyet.

"Yang kami latih hampir semuanya di bengkel daerah. Mudah-mudahan anak-anak yang sudah saya siapkan bisa menularkan ke Datasemen Peralatan (Denpal) di Korem. Sehingga ilmu yang ada tidak lupa," kata Perwira yang mantan Kapaldam IX Udhayana Bali.

"Menjaga peralatan perang yang ada untuk mendukung optimalisasi dan kelancaran tugas pokok satuan jajaran Kodam V/Brawijaya" sebagai tugas pokok yang di katakan Kolonel Cpl Yeyet Komar Hidayat.

"Ada beberapa senjata yang pernah dibuatnya, diantaranya membuat pena pukul senapan serbu SS2 V4. Pena pukul Senapan serbu SS2 V4 memiliki kemapuan asli melontarkan 500 peluru dan setelah itu harus diganti" ucapnya kepada wartawan.

“Pena pukul kami modifikasi kami buat dg bahan sedikit keras dan hasilnya mampu 11000 peluru tanpa berubah dimensinya.” Kata Yeyet.

"Sehingga kalau bertempur sudah siap operasional baik amunisi maupun kendaraan. Kami memiliki gudang amunisi lapangan, di bawah Paldam ada gudang amunisi daerah dengan kemampuan dua kali kokoh," lanjutnya.