SMK Mini di Jatim EXPO. Photo : SP / Prila Sherly

SURABAYAPAGI.com Surabaya - Pada Selasa (27/11) hingga Kamis (29/11) diadakan suatu acara bernama SMK Mini sebagai wujud pembudayaan kewirausahaan dalam rangka revitalisasi SMK yang siap menghadapi tantangan revolusi industri 4.0.

Acara yang diadakan oleh Pemerintahan Provinsi Jawa Timur ini diikuti lebih dari 200 SMK di seluruh kawasan Jawa Timur.

Di waktu yang singkat, SMK di Jawa Timur berupaya untuk menunjukkan produk produknya . Terdapat beragam produk seperti batik, konveksi, susu, sablon baju, kopi, dan masih banyak lagi. Mereka memanfaatkan acara ini untuk unjuk gigi agar produknya dikenal masyarakat luas.

Meskipun beberapa SMK merasa diuntungkan terhadap acara ini. Mereka tetap menyampaikan kritik agar di tahun depan menjadi lebih baik. “Menurut saya, waktu yang diberikan terlalu cepat yaitu hanya tiga hari. Selain itu, informasi kepada SMK terlalu dadakan. Bahkan promosinya juga kurang sehingga tidak terlalu banyak pengunjung kecuali alumni sendiri.” Ujar Budi, salah satu guru pendamping SMK Al Islah.

Tidak hanya itu, Nurul dari SMK Al Munawwariyyah Bululawang, Malang menyampaikan, “Akibat kurangnya promosi, acara ini kurang menarik perhatian masyarakat. Selain itu, produknya rata rata sama sehingga kurang beragam”.

Salah satu murid dari SMK As Syafii Rambupiji, Jember juga menyampaikan kritiknya terhadap acara ini. “Kurangnya komunikasi yang baik antara penyelenggara dengan kami, sehingga terlambat infonya mengenai demo . Selain itu, stannya juga terlalu kecil. Apalagi promosi media yang kurang jadi membuat acara ini sepi.” Pr