Ilustrasi pria berjenggot

SURABAYAPAGI.com - Beberapa dekade lalu, pria dengan jenggot atau brewok sering diasosiasikan sebagai orang jahat, kejam, serta segala sifat negatif lainnya. Tapi hal itu kini tidak berlaku lagi. Menurut sebuah studi, pria dengan jenggot lebih menarik daripada yang tidak.

Sebuah penelitian di Journal of Evolutionary Biology, meminta 8.500 wanita untuk menilai pria dengan dan tanpa jenggot yang lebih potensial untuk pacar mereka. Para lelaki difoto saat baru bercukur, lima hari setelah bercukur, 10 hari setelah bercukur, dan kemudian empat minggu setelah bercukur.

Hasilnya sangat mencengangkan. Setiap wanita lajang lebih menyukai pria mereka dengan rambut wajah. Janggut yang lebat menerima peringkat tertinggi untuk daya tarik umum, diikuti oleh jenggot penuh dan janggut ringan.

Padahal kita mengasosiasikan jenggot dengan usia pria dan dominasi sosial maskulin. Satu teori, penelitian menyatakan, jenggot mungkin lebih menarik bagi wanita ketika mempertimbangkan hubungan jangka panjang daripada jangka pendek karena mereka menunjukkan kemampuan laki-laki untuk berhasil bersaing secara sosial dengan laki-laki lain.