SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebuah komet raksasa akan melintas di dekat Bumi pada Desember ini. Objek luar angkasa itu memiliki lebar lebih dari 1 km, dan diberi nama komet 46P/Wirtanen.

Astronom Joseph Rao, mengatakan, kemungkinan komet itu akan dapat dilihat dengan mata telanjang, namun bisa juga sulit ditemukan, mengingat sifat komet yang tak dapat diprediksi.

"Dari lokasi yang terganggu oleh polusi cahaya, saya yakin bahwa melihat komet ini akan terbukti menjadi tugas yang sulit, hampir tidak mungkin," kata Rao.

Dengan menggunakan filter khusus, astronom mampu menangkap gambar komet yang berputar dan diselubungi spiral gas cyanogen. Mereka juga menemukan periode rotasi komet 8,91 jam.

Wirtanen dipastikan tidak akan menabrak Bumi. Pada 17 Desember nanti, jaraknya dengan planet kita diprediksi sepanjang tujuh juta mil. Karena muncul sebelum Hari Natal, ada yang mengaitkan kehadiran Wirtanen dengan julukan ‘Komet Santa’.

Menurut pengamat, untuk menyaksikan kemunculan ‘Komet Santa’ itu bisa melakukan verifikasi pada astronom setempat. Termasuk apakah ia bisa ditangkap dengan mata telanjang atau tidak. Namun, Wirtanen menunjukkan kecerahan atau besaran visual antara 5,5 hingga 6,5. Secara teori ia masih berada dalam lingkup pandang mata.

“Dan bahkan bagi mereka yang diberkati dengan langit yang gelap dan berbintang, menemukan komet bisa terbukti menjadi sedikit tantangan," kata Rao.