Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono. (Foto: SP/IST)

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Heru Tjahjono, Sekdaprov Jatim dalam kesempatannya kemarin di Rapat Pleno Dewan Ketahanan Pangan Provinsi Jatim mengatakan ketahanan pangan menjadi pondasi utama pembangunan nasional.

Oleh karenanya sebagai salah satu tulang punggung ketahanan pangan nasional, Jatim harus terus menjaga produksi pangan mulai dari perikanan, kelautan, pertanian, dan perkebunan.

Dijelaskannya, salah satu masalah ketahanan pangan pada saat ini adalah faktor cuaca dan ketersediaan lahan. Untuk ketersediaan lahan setiap tahunnya terus berkurang, di mana sebagian besar beralih menjadi tempat tinggal.

”Oleh sebab itu, permasalahan tersebut harus dilakukan segera percepatan, formula dan design agar ketersediaan pangan terus terjaga,” ujarnya.

Terkait, menyusutnya lahan pertanian dan kedua mengenai ketersediaan air. Dari data yang ada, rata-rata penyusutan lahan mencapai 1.953 hektare per tahun. Biasanya, lahan pertanian berubah menjadi perkantoran, perumahan, kawasan industri, dan pariwisata.

Menanggapi hal ini, pihaknya meminta para ahli dari beberapa perguruan tinggi untuk melakukan riset dan pengembangan tentang peningkatan produksi dan produktifitas.

Misalnya saja untuk penemuan bibit unggul."Kami juga meminta kepada bupati atau walikota untuk mengecek kembali peraturan daerah tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Saat ini baru 22 kabupaten yang telah membuat LP2B," jelasnya. (arf)