Terminal Peti Kemas di Tanjung Perak. (Foto: SP/JULIAN)

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perekonomian di Jawa Timur dan wilayah Timur Indonesia, khususnya Surabaya, mengalami peningkatan tiga persen dibanding tahun sebelumnya. Hal ini disampaikan oleh Muhammad Soleh Public Relation PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), kemarin.

"Sampai dengan akhir November, untuk arus peti kemas internasional yang masuk di TPS mengalami peningkatan 3 persen dibanding tahun lalu di bulan yang sama," ujarnya.

Sholeh menilai, angka ini tentu menjadi indikasi positif dari Provinsi Jawa Timur dan kawasan timur Indonesia. Ia berharap, pertumbuhan logistik yang masuk di kawasan Tanjung Perak juga mengalami peningkatan di tahun depan.

"Karena peningkatan logistik tahun ini tidak hanya dari arus peti kemas internasional, tetapi juga arus peti kemas domestik, jadi bisa dikatakan ada peningkatan," tambahnya.

Selain itu, PT Terminal Petikemas Surabaya juga akan menerapkan sistem online sebagai bentuk strategi dan pengembangan layanan. Sholeh mengungkapkan, pembaruan sistem tersebut telah ditetapkan terhitung 1 November 2018 lalu.

Dengan layanan ini, pelaku bisnis dapat mengefisienkan waktu dan melakukan dokumentasi pengiriman melalui kantor masing-masing. Begitu juga dengan proses pembayaran, Sholeh menegaskan pembayaran biaya di TPS dapat dilakukan melalui layanan online. (Sb)