Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Erick Thohir dan Ketua BPN Prabowo-Sandi, Djoko Santoso di acara rakornas sentra gakkumdu, di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta. (Foto: SP/IST)

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menggelar rapat koordinasi nasional Sentra Penegakan Hukum Terpadu di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Rabu (5/12). Acara tersebut dihadiri oleh peserta serta pemantau pemilu.

Anggota Bawaslu Ratna Dewi Petalolo mengatakan, pada pertemuan ini Bawaslu membuka ruang bagi peserta dan pemantau untuk memberikan masukan demi memaksimalkan pengawasan pemilu. “Agenda ini sangat strategis, momentum 2019 ini adalah puncak pemilu serentak yang terdiri dari pemilu presiden dan wakil presiden, serta DPR, DPRD, dan DPD,” kata Ratna di lokasi.

Ratna menegaskan, Bawaslu memiliki komitmen untuk menegakkan hukum pidana pemilu. Namun, Bawaslu tidak bisa berjalan sendiri, perlu bergandengan bersama dengan Kejaksaan dan Polri sebagai mitra.

Ia berharap, rakor ini bisa menjadi pintu masuk koordinasi yang optimal bagi Bawaslu, Kejaksaan, dan Kepolisian di tingkat pusat hingga daerah. “Hal ini sesuai dengan amanat UU Pemilu. Jadi rapat ini bertujuan untuk mensinergikan komitmen antar lembaga untuk menegakkan tindak pidana pemilu,” ucap dia.

Dalam acara ini turut dihadiri oleh Ketua KPU Arief Budiman, Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Erick Thohir, dan Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Djoko Santoso. Erick dan Djoko terlihat duduk berdampingan di satu meja dan terlihat santai menikmati acara yang sedang berlangsung.

Kemudian turut hadir politikus dari beberapa parpol, antara lain Politikus Demokrat Amir Syamsuddin dan politikus Gerindra, Habiburokhman.