Bupati Fadeli menyalami tamu undangan dalam pelantikan anggota PPK Tambahan. FOTO: SP /MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - KPU Lamongan mengklaim persiapan pemilu pada 2019 sudah mencapai 70 persen, kekurangan 30 persen akan terpenuhi dalam waktu dekat karena menyangkut kelengkapan pencoblosan yang masih dilakukan pengadaan.

Informasi itu disampaikan oleh Imam Ghozali ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), usai mengukuhkan dan melantik Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tambahan di Pendopo Lokatantra, Rabu (2/1/2019).

“Sampai dengan saat ini persiapan pelaksanaan Pemilu Tahun 2019 oleh KPU Kabupaten Lamongan telah mencapai 70 persen," ujarnya.

Kebutuhan pelaksanaan pencoblosan lanjut dia mulai dari kotak suara, bilik, alat tulis kantor, dan alat coblos sudah berada di gudang, tinggal menunggu beberapa kelengkapan lain yang masih dalam proses pengadaan.

"Sebagian besar alat kelengkapan pencoblosan sudah siap, dan hanya meyisahkan beberapa kebutuhan," ujarnya.

Dia juga menjelaskan saat ini KPU tengah konsentrasi menyusun Data Pemilih Tambahan (DPTb). DPTb adalah pemilih yang karena satu dan lain hal harus berpindah tempat saat pencoblosan.

Hal ini menurutnya sangat penting karena berkenaan dengan hak pilih serta pendistribusian surat suara. DPTb ini akan dilayani sampai dengan H-30 pencoblosan.

Namun karena banyaknya logistik dalam pemilu kali ini, Imam Ghozali berharap ada bantuan pemerintah daerah terkait penyimpanannya.

“Berbeda dengan pemilu sebelumnya, Pemilu 2019 mendatang akan terdapat 5 jenis surat suara dan tiap suara memiliki kotak suara sendiri, jadi bisa dibayangkan banyaknya jumlah kotak suara. Oleh karena itu Saya minta bantuannya kepada Camat untuk penyimpanan logistik,” ujarnya.

Permintaan itu mendapat respon positif Bupati Fadeli. Dia meminta semua pihak untuk bekerjasama dengan baik. Sehingga harapan Pemilu tahun 2019 akan berjalan lancar dan kondusif bisa diwujudkan.

“Kesuksesan pemilu tidak dapat diraih tanpa adanya kerjasama yang baik antara semua elemen pendukung pemilu. Terutama di kecamatan, yakni antara masyarakat, PPK, muspika dan pemerintah kecamatan,” pesan Fadeli.

Dalam acara tersebut dilantik 54 PPK tambahan pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Ini berarti tiap kecamatan sekarang memiliki 5 PPK dari sebelumnya yang hanya berjumlah 3 PPK.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lamongan Nomor 150/HK.05.1-Kpt/3524/KPU.Kab/XII/2018 sampai dengan 176/HK.05.1-Kpt/3524/KPU.Kab/XII/2018 tentang Penetapan dan Pengangkatan Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan Kabupaten Lamongan Untuk Pemilihan Umum Tahun 2019.

Saat ini jumlah DPT di Lamongan terdapat sebanyak 1.056.505, dengan sebanyak 4.500 Tempat Pemungutan Suara (TPS). jir


Ketua KPU Lamongan Imam Ghozali saat melantik anggota PPK tambahan di Pendopo Lokatantra. FOTO: SP /MUHAJIRIN KASRUN