Universitas menawarkan bentuk model baru alam semesta yang seperti gelembung

SURABAYAPAGI.com - Peneliti Universitas Uppsala telah menciptakan model baru untuk menggambarkan alam semesta. Model baru ini diharapkan mampu memecahkan teka-teki mengenai dark matter atau yang sering disebut sebagai energi gelap.

Penelitian mereka yang telah diterbitkan oleh Physical Review Letters menjelaskan, alam semesta berbentuk seperti gelembung di mana terdapat seluruh elemen alam semesta seperti galaksi, lubang hitam, maupun dark matter.

Dalam gelembung tersebut, terdapat dimensi-dimensi tinggi yang menyertainya.

Selama 20 tahun terakhir mereka mempelajari bahwa Semesta berkembang dengan laju yang semakin cepat. Penjelasannya adalah "energi gelap" yang meresapinya, mendorongnya untuk mengembang dan terus mengembang. Bagi mereka, dengan mempelajari sifat energi gelap ini adalah salah satu teka-teki terpenting dalam fisika lanjutan.

Menurut teori string, semua materi terdiri dari entitas berwujud benang atau serabut-serabut kecil yang bergetar. Teori ini juga mensyaratkan ada lebih banyak dimensi spasial daripada tiga dimensi yang sudah menjadi bagian dari pengetahuan sehari-hari.

Dalam artikel mereka, para ilmuwan mengusulkan model baru dengan energi gelap dan semesta kita berada dalam gelembung yang mengembang dalam dimensi tambahan.

Seluruh semesta ditampung di tepi gelembung yang mengembang. Semua materi yang ada di Semesta bersesuaian dengan ujung-ujung “benang” yang memanjang ke dimensi ekstra.

Para peneliti juga menunjukkan bahwa gelembung yang berkembang dari jenis ini dapat muncul dalam kerangka teori string.

Dalam hal ini, akan memunculkan teori tentang alam semesta lain yang berada di gelembung-gelembung yang berbeda.

Model ilmuwan Uppsala memberikan gambaran baru yang berbeda tentang penciptaan dan nasib masa depan Semesta, sementara itu juga dapat membuka jalan bagi metode pengujian teori string.