Masjid Arif Nurul Huda Polda Jatim.

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kemegahan masjid Arif Nurul Huda sudah bisa terlihat dari kejauhan, sungguh luar biasa. Apalagi, jika berada di dalam Masjid Arif Nurul Huda yang selesai pengerjaannya dalam waktu 10 bulan ini.

Masjid ini menjadi masjid terbesar dan termegah dari seluruh masjid yang dimiliki Polda di seluruh Indonesia.

Masjid yang berada di kompleks markas kepolisian daerah (Polda) Jawa Timur ini, nampak begitu megah dan modern. Tak hanya itu, disini para Bhayangkara negara bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT.

Terbukti, beberapa penceramah kelas nasional mengisi ceramah, diantaranya Yusuf Mansyur, Guru Besar UIN Prof Ali Azis, Rektor UIN Prof. Masdar Hilmi dan untuk penceramah kelas dunia yang pernah berceramah disini, Syekh Ayub Muhammad dari Syria. "Itu agenda rutin," terang Sholeh takmir masjid Arif Nurul Huda di Polda.

Tak hanya itu, lanjut Aparatur Sipil Negara, anggota Bintara remaja, juga diajak untuk lebih dekat dengan sang Khalik dengan cara tadarus dan sholat malam. "Tiap malam secara bergiliran Bintara remaja ikut tadarus dan sholat malam," paparnya.

Hal ini diamini Brigadir Dua, Imam, dirinya merasa bersyukur karena dengan kegiatan agama ini, dirinya selalu ingat dengan Allah SWT, karena jika kita tugas dengan pola kedekatan agama, insyaallah berjalan dengan baik.

Kita ketahui, Masjid yang berdiri diatas tanah seluas 875 meter persegi ini, dibangun awal tahun 2017 lalu atau tepatnya pada 8 Januari 2017, sebelumnya tanpa direncanakan.

Berangkat dari rasa prihatin melihat kondisi masjid lama (Nurul Huda) yang dimiliki Polda Jatim, tidak lagi bisa menampung jamaat pada setiap melaksanakan sholat Jumat hingga harus sholat berjamaah di jalan.

Dari situlah akhirnya menggugah kepedulian mantan Kapolda Jatim, Irjen Polisi Machfud Arifin, bersama mantan Wakapolda Jatim pada waktu itu Brigjen Polisi Gatot Subroto, menjadi inisiator pembangunan masjid berlantai dua hingga berdiri semegah seperti sekarang.

"Pengerjaan masjid yang memiliki kubah berjumlah tujuh ini, akhirnya bisa terselesaikan dalam waktu yang relatif cukup singkat, yaitu hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 bulan," kata takmir masjid Sholeh.

Kemegahan masjid yang disebut-sebut sebagai miniatur Masjid Al Falah Di Batu Licin Samarinda Kalimantan Selatan ini, memiliki keindahan pada desain arsitektur bangunannya.

Dari sisi interior dan eksterior masjid yang dapat menampung lebih dari 3000 jamaah ini, juga terlihat begitu elegan. Itu bisa dirasakan jika sudah berada di dalam ruang utama masjid, maka nuansa Jawa modern yang sangat melekat.


Suasana di dalam Masjid Nurul Huda Polda Jatim.


Desain interior khas Jawa, terdapat pada ukiran kayu perpaduan warna emas lengkap dengan tulisan arab kaligrafi mendominasi pada mihrab masjid. Dimana desain ukiran kayu ini banyak di jumpai pada bangunan masjid yang ada di Jawa.

Begitu juga nuansa modern interiornya dapat dilihat pada lampu gantung yang bergaya khas eropa, lampu yang dilengkapi bola - bola kristal ini sengaja dipesan secara khusus untuk memperindah tata cahaya disaat waktu malam tiba.

Untuk menambah kekusyukan saat beribadah, ornamen-ornamen relif maupun tulisan kaligrafi juga banyak menghiasi sudut ruangan masjid ini. Seperti tulisan asmaul husna yang berada melingkari dibagian bawah cekungan kubah.

Paling menarik yaitu terdapatnya batu granit berukuran sangat besar berada tepat ditempat imam. Batu dengan corak warna pink menyerupai marmer ini didatangkan langsung dari Italia.

Penataan eksterior taman menjadi pelengkap kemegahan Masjid Arif Nurul Huda, dengan keberadaan puluhan pohon kurma yang berjajar rapi ditaman masjid. Serta terdapatnya kolam berukuran besar tepat berada didepan masjid seakan menjadi penyejuk mata kita jika melihatnya dari atas bangunan lantai dua.

"Kolam ini nantinya tidak hanya dipercantik dengan air mancur, namun bisa berfungsi sebagai tempat resapan air disaat hujan tiba," imbuhnya.


Taman didepan Masjid Arif Nurul Huda Polda Jatim.


Mantan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Mahfud Arifin berharap harapan besar bukan saja dilihat dari kemegahan masjid, namun bagaimana cara menjaga masjid ini kedepannya, agar bisa bermanfaat bagi anggota maupun masyarakat umum.

"Subhanallah..... Masjid ini semakin memancarkan pesonanya menjelang malam tiba, disaat sorot cahaya lampu mulai menyinari di seluruh bagian sudut bangunan masjid. Masjid ini tidak lama lagi bakal diresmikan oleh kapolri pada 13 Februari nanti, bisa digunakan bagi masyarakat umum yang ingin melaksanakan ibadah. Khusus pada sholat jumat dan acara besar keagamaan, pintu utama masuk masjid akan dibuka untuk umum" pungkasnya. nt