Wisnu Sakti Buana (kanan) sedangkan menjelaskan kepada para perwakilan Bonek mengenai Usulan perbaikan untuk GBT. Pembicaraan mengenai penerangan lampu di setiap tribun dan lapangan dilakukan di dalam Stadion, Sore Hari, 04 Januari 2019. Foto: Sandra

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Fasilitas yang ada di Gelora Bung Tomo (GBT) mulai dalam masa renovasi mulai pada awal tahun 2019. Perbaikan yang di sarankan oleh para perwakilan Bonek setiap tribun disampaikan kepada Wakil Walikota Surabaya pada sore hari di dalam stadion (4/1/19).

Perwakilan bonek menyampaikan mengenai pemasukan fasilitas stadion, khususnya musholla, kamar mandi dan penerangan di tempat duduk utara sama selatan. Seperti yang di katakan oleh kaji Rizky dan Hasan Tero, perwakilan dari bonek tribun Timur.

“Untuk penerangan di Utara sama selatan pak, kurang terang, ini gelap pak, banyak yang kecopetan juga pak, kalau penerangannya kurang, saama kamar mandi juga pak, airnya itu loh kasihan toilet wanita pak, trus per tribun juga kasih musholla pak, ya” ujar Hasan Tero, saran yang diutarakan kepada Wisnu Sakti Buana, Wakil Walikota Surabaya di GBT.

Perbaikan ini pasti akan dilaksanakan pada tahun ini, tetapi masih tidak tahu kapan, semua saran dari bonek akan terealisasikan. Meskipun sudah tampak beberapa yang sudah diperbaiki, seperti kursi cadangan untuk pemain, lift, dan tempat untuk masuknya pemain kedalam lapangan namun masih banyak lagi yang akan di renovasi.

Wisnu Sakti, Wakil Walikota Mengatakan pada saat diwawancarai oleh wartawan Surabaya Pagi yakni rencana awal perbaikan dilakukan pada tahun ini karena anggarannya sudah turun tahun ini, "Ini kami juga masih cek usulan apa saja yang akan diperbaiki, nanti kalau pas sama anggarannya ya langsung, kalau masih kurang, nanti coba Kita usulkan lagi, untuk penambahannya".

“Anggarannya kurang lebih 50 M, 10 M dari dispora, 40 M dari Ciptakarya untuk pembenahan. Nanti kita cek lagi anggarannya” tambahnya.

Selain itu juga, fasilitas akses jalan menuju ke GBT juga masuk dalam perhitungan anggaran. Perbaikan yang dilakukan yakni, memperlebar jalan dan lahan parkir. Hanya saja anggaram yang digunakan berbeda, yakni dari Bina Marga, sedangkan Stadion dari Ciptakarya.

Untuk perbaikan yang sifatnya kecil, pemerintah mengusahakan untuk selesai sebelum adanya kompetisi pada pertengahan Bulan Januari mendatang.

“Ini mumpung ada liburan musim yang cukup panjang, jadi kami bisa memaksimalkan perbaikan yang kecil-kecil terlebih dahulu”, ucapnya.

Ada beberapa keinginan dari anak bonek yang diwakilkan oleh Sinyo devara, tribun kidul mengatakan, “Lebih ke persebaya atau ke Boneknya lebih ada perhatian sedikit karena kita juga bagian dari Kota Surabaya dan kami juga sedikit memberi warna dari prestasi yang membawa nama harum persebaya untuk sebagai contoh. Mungkin Ibu Walikota, Tri Risma, bisa hadir menonton peserbaya, kehadiran ibu hadir itu memberikan semangat tersendiri untuk persebaya maupun boneknya itu sendiri.” ujarnya menutup wawancara di GBT Benowo, Surabaya. (Sn)