Ainur Rofiq, Ketua Koperasi Intako menunjukkan koleksi tas di Koperasi Intako Tanggulangin Sidoarjo. Foto: Iker

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Memasuki tahun 2019 tren tas di Intako masih didominasi dengan warna-warna terang seperti Pink, Merah, Kuning, Hijau, Biru.

"Biasanya tren tas itu terjadi di pertengahan tahun, kalau sekarang ini masih didominasi warna-warna terang " Ujar Ainur Rofiq, Ketua Koperasi Intako.

Tren Tas memang selalu berubah-ubah terutama pada tas wanita, jika sekarang didominasi dengan warna-warna terang. Menurut Rofiq dulu masih sebatas warna kulit-kulit asli yang clasic.

Intako terkenal dengan tas kulit Handmade nya, kebanyakan pengunjung lokal lebih menyukai warna-warna terang. Berbeda dengan pengunjung dari luar negeri lebih menyukai warna-warna clasic yang menonjolkan warna kulit.

"Konsumen sekarang lebih cenderung memilih warna terang, karena ingin mencocokan dengan baju mereka. Misalnya pakai baju warna biru jadi pakai tas yang berwarna biru," Imbuh Rofiq.

Selain tas kulit yang menjadi produk unggulan Intako karena kualitas nya yang memang tidak perlu diragukan lagi. Intako juga memproduksi tas menengah kebawah yang berkisar antara Rp. 50 ribu hingga Rp. 100 ribu.

"Tas sintesis juga sangat diminati seperti sling bag dan tas yang murah meriah dikisaran Rp. 50 ribu hingga Rp. 100 ribu rupiah,” imbuh Rofiq.

Tas kulit di Intako memiliki ciri khas tersendiri dengan membiarkan bagian dalam tas tanpa dilapisi, ini agar pembeli mengetahui jika tas tersebut menggunakan kulit asli. Selain tas Intako juga menyediakan berbagai kebutuhan fashion seperti sepatu kulit, jaket kulit, dompet, ikat pinggang dan lain-lain. (iker)