Pohon besar yang ada di Alun-alun ini akan menambah keindahan dan bikin betah warga yang ingin berekreasi. FOTO: SP/ MUHAJIRIN KASRUN

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Meski sudah selesai pembangunannya, namun Alun-alun Lamongan belum juga dibuka untuk umum, namun pusat keramaian di kota Soto ini nantinya diklaim akan bikin manja masyarakat yang ingin memanfaatkan keindahan dan fasilitas permainan, karena kondisinya sekarang berubah lebih baik dan nyaman.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Lamongan, Drs. Moch. Wahyudi, MM melalui Kasi Penataan Bangunan, Sukiman menyebutkan, kalau beberapa fasilitas baru sudah selesai dibangun, bahkan bangunan ini telah memprioritaskan kenyamanan bagi pengunjung.

Seperti halnya, taman baca bagi pengunjung, tribun, penambahan toilet dan tempat duduk dengan ukuran yang lebih luas serta air mancur. Suasana semakin bergairah ketika pengunjung menikmatinya pada malam hari.

"Mohon maaf untuk penutup seng yang mengilingi alun-alun belum kita buka, meski pekerjaan tersebut sudah rampung. Namun, ada pekerjaan lanjutan yang bakal dilaksanakan enam bulan kedepan," ujarnya.

Disebutkannya, mengenai kapan dibukanya alun-alun, kembali Sukiman menyebut hal itu merupakan kebijakan dari pimpinan. "Itu merupakan kebijakan dari bapak bupati atau kepala dinas. Kita tinggal menunggu perintah. Pekerjaan sudah kelar bulan desember kemarin. Di tahun ini, ada pekerjaan lanjutan yakni Bianglala," kata Sukiman.

Bianglala atau kincir angin kata Sukiman, merupakan progres pembangunan lanjutan di tahun 2019. Bisa dipastikan hal itulah yang bakal memantik pengunjung semakin betah menikmati nuansa alam dengan berbagai fasilitas.

"Meski saat ini sedang dilakukan proses persiapan lelang, bisa diperkirakan masyarakat bisa menikmatinya sekitar enam bulan kedepan," akunya.

Beberapa pekerjaan yang sudah rampung diantaranya pembuatan taman bunga, tempat duduk yang lebih luas, penambahan toilet, pembuatan air mancur serta bangunan taman bacaan yang nantinya bakal difasilitasi oleh Dinas Perpustakaan.

Mengenai beberapa permainan khusus bagi anak-anak yang sebelumnya sudah ada namun kondisinya tidak layak, hal itu sudah dilakukan perawatan. Dan lagi, tujuan utama daripada pembangunan alun-alun tersebut juga diprioritaskan bagi semua kalangan.

Ditambahkan Sukiman, selain pembangunan alun-alun, pelebaran trotoar juga dilakukan. Namun, hal itu bukan bagian dari nilai kontrak pekerjaan dengan PT Samaco.

"Pembangunan fasilitas di dalam alun alun itu nilainya 6,1 M, khusus pelebaran trotoar itu nilainya mencapai 3,1 Miliar. Tapi itu bukan bidang kami," imbuhnya. jir