Ilustrasi memencet jerawat, Foto: Gogirl

SURABAYAPAGI.com – Munculnya jerawat tentu membuat menjadi masalah bagi setiap orang. Jerawat yang aktif terjadi ketika pori-pori tersumbat oleh kelebihan minyak, sel kulit mati, bakteri, dan juga kotoran. Kebanyakan orang mengatasi munculnya jerawat dengan cara memencetnya. Sebelum mulai memencetnya, ketahui dulu apa yang bisa terjadi di bawah permukaan kulit. Saat kita berjerawat, sebenarnya pori-pori sudah membengkak dan mengalami banyak tekanan.

Memencet jerawat, apalagi dengan alat yang tidak steril, bisa menyebabkan infeksi, sehingga bakterinya malah menyebar ke bagian kulit lain. Sebenarnya ada trik khusus untuk menghadapi kondisi ini. Ada cara yang benar untuk memencet jerawat agar terhindar dari infeksi dan bekas luka. Triknya, cukup tusuk kepala jerawat, bukan memencetnya dari bawah sampai nanah keluar.

Menusuk kepala jerawat tidak akan menyebabkan rasa sakit, karena Anda berurusan dengan sel kulit yang sudah mati. Trik ini juga tidak akan menyebabkan kerusakan lebih lanjut terhadap jaringan kulit sehat di sekitarnya.

Pastikan tangan sudah dalam keadaan bersih. Sterilkan jarum yang digunakan untuk menusuk dengan alkohol dan korek api gas terlebih dahulu. Teknik ini paling baik dilakukan setelah mandi, saat kulit lembap dan pori terbuka, walaupun hasil juga akan sama baiknya jika dilakukan pada kondisi kulit kering.

Hanya gunakan teknik ini untuk jerawat bernanah dan benjolan yang memiliki ujung berwarna putih atau kekuningan. Jerawat batu atau benjolan merah besar dan bengkak di bawah kulit hanya bisa ditangani oleh injeksi kortison oleh dokter kulit. hs