Arya Sinulingga, Jubir TKN. Foto: SP/IST

SURABAYAPAGI.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Arya Sinulingga menilai Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak bakal memberikan dampak signifikan terhadap elektabilitas capres Prabowo Subianto dan Cawapres Sandiaga Uno. Dia berkaca pada perolehan Partai Demokrat 2014.

Arya menjelaskan, elektabilitas Partai Demokrat ambruk pada 2014, dibandingkan perolehan pada 2009. Menurutnya masyarakat tidak puas pada periode kedua SBY. "Kita lihat 2014 itu, terlihat elektabilitas Demokrat ambruk artinya kinerja SBY sebelum 2014, 5 tahun lalu tidak memuaskan masyarakat, terbukti Demokrat ambruk jatuh dari 2009," kata Arya kepada wartawan, Rabu (9/1).

Dia tak khawatir apabila SBY mulai bermanuver keliling masyarakat. Arya menyebut tak bakal ada pengaruhnya terhadap elektabilitas Prabowo. "Jadi kalau dikatakan mempengaruhi, tidak mempengaruhi," katanya.

Arya juga dengan tegas membantah tudingan tren elektabilitas Jokowi turun. Dia mengambil survei elektabilitas Indikator. Elektabilitas Jokowi, kata dia, naik menjadi 54,9 persen pada Desember 2018, dari 53 persen di Oktober 2018. "Jadi salah itu. Jadi kalau lihat angkanya mereka justru yang menurun, justru yang stuck dan menurun," tegasnya.

Diketahui, survei Indikator Politik mencatat, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf turun 2,8 persen periode September sampai Desember. Sementara Prabowo-Sandiaga naik 2,5 persen.