Bambang Harijanto Hadi Sujono ditangkap aparat Kejaksaan di kawasan pergudangan Margomulyo blok F14 Surabaya, Selasa (15/1/2019) petang. Foto: IST

Budi Mulyono,

Wartawan Surabaya Pagi

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bambang Harijanto Hadi Sujono (48), warga Perum Galaxi Bumi Permai blok H2 no 12 Surabaya, ditangkap tim Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Selasa (15/1/2019).

Bambang yang juga bos AC ini tak berkutik saat ditangkap di kawasan pergudangan Margomulyo blok F14 Surabaya, pukul 17.00 WIB. Ia dihadang petugas saat mengendarai sebuah minibus bernopol L 1157 ZO bersama istrinya.

Penangkapan ini, merupakan prosesi pelaksanaan eksekusi Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 1587 K/Pid.sus/2017, tanggal 16 Nopember 2017.

“Amar putusan menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 90, 91, 94 UU RI No. 15 Tahun 2001 tentang Merk. Majelis hakim menjatuhkan pidana selama 1 tahun dan 6 bulan penjara dan denda sebesar Rp50 juta subsider 2 bulan kurungan,” terang Kepala Kejari Surabaya Teguh Darmawan SH, MH.

Dalam putusan kasasi tersebut, terpidana Bambang terbukti memperdagangkan barang palsu. Barang palsu yang dimaksud adalah Air Conditioner (AC) /alsu merek Panasonic type CU/CS C45FFH. "Merek Panasonic itu sudah terdaftar terdaftar dalam Ditjen HKI Kemenkum HAM, sudah jadi miliknya orang lain," imbuhnya.

Teguh menambahkan, sebelumnya tim sudah melakukan pengintaian terhadap pria yang sebelumnya sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) tersebut.

“Sejak pukul 11.00 WIB kita mendapat informasi keberadaan terpidana di daerah Citraland. Namun terpidana terus bergerak, pukul 12.00 WIB tim mendeteksi terpidana berpindah ke pergudangan Margomulyo, kemudian Tim bergeser ke lokasi dimaksud. Setiba di sana, tim melakukan penyisirian dan melakukan penangkapan tepat pukul 17.00 WIB, selanjutnya terpidana dibawa ke kantor Kejari Surabaya,” papar dia.

Usai penangkapan itu, terpidana Bambang sempat didampingi istrinya di Kejaksaan. Sekitar satu jam pertemuan mengharukan itu, kemudian Istri Bambang turut mengantar suaminya menuju mobil jaksa eksekutor menuju Rutan Medaeng sekitar pukul 19.05 WIB. n