Komandan Kogasma Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

SURABAYAPAGI.com - Komandan Kogasma Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberi sikap atas kasus narkoba yang menjerat Andi Arief. Ada 7 poin sikap AHY terkait kasus narkoba yang menjerat Wasekjen PD itu.

AHY mengaku menyesalkan kasus tersebut. AHY menerima kabar kasus narkoba Andi Arief saat dalam perjalanan menuju Aceh.

"Merujuk kepada keterangan pers Kadiv Humas Mabes Polri, tanggal 4 Maret 2019, saya menyesalkan terjadinya kasus yang menimpa Bung Andi Arief. Saat menerima berita ini, saya berada dalam perjalanan dari Jakarta menuju Aceh, untuk bertemu dengan masyarakat Kawasan Aceh Barat dan Selatan atau Barsela," ujar AHY dalam keterangannya, Selasa (5/3/2019).

Dalam sikapnya, AHY mengatakan mendukung negara dalam pemberantasan narkoba. Soal Andi Arief, dia memberikan doa yang terbaik.

Andi Arief sendiri dinyatakan positif menggunakan sabu. Dia akan menjalani proses asesmen di BNN.

Berikut ini sikap AHY soal kasus narkoba Andi Arief:

Pernyataan Pers Komandan Kogasma Tentang Kasus Andi Arief

Merujuk kepada keterangan pers Kadiv Humas Mabes Polri, tanggal 4 Maret 2019, saya menyesalkan terjadinya kasus yang menimpa Bung Andi Arief.

Saat menerima berita ini, saya berada dalam perjalanan dari Jakarta menuju Aceh, untuk bertemu dengan masyarakat Kawasan Aceh Barat dan Selatan atau Barsela.

Tadi pagi, saya juga baru menjelaskan tentang 14 Prioritas Partai Demokrat untuk Rakyat, kepada ribuan masyarakat dari 8 (Delapan) Kabupaten di Barsela.

Adapun pandangan saya dalam kapasitas selaku Komandan Kogasma menanggapi kasus Andi Arief ini adalah sbb:

1. Kejadian yang menimpa Bung Andi Arief bisa terjadi kepada siapa saja, apapun alasan dan jalan ceritanya.

2. Bung Andi Arief, selaku politisi, adalah kawan setia dalam perjuangan. Sosoknya berani, sekaligus kontroversial. Ia berani bersuara lantang dan tidak takut dengan siapapun. Ia berdiri di atas akal sehat dan kebenaran.

3. Apa yang menimpa Bung Andi Arief, merupakan sisi pribadi kehidupan yang bersangkutan. Kita doakan semoga Bung Andi Arief kuat menjalani ini semua, begitupun dengan keluarganya.

4. Merujuk keterangan kepolisian, Bung Andi Arief adalah korban. Polisi tidak menemukan barang bukti dan tidak benar ada kehadiran perempuan. Semua yang diedarkan di medsos berasal dari sumber yang tidak diketahui. Polisi sudah memutuskan tidak ada tindakan pro-justitia, dan Bung Andi Arief akan menjalani rehabilitasi.

5. Tadi malam saya sudah berkomunikasi dengan Sekjen PD karena sejak 1 Maret, tugas harian PD dilakukan oleh Sekjen. Kebijakan dan tindakan Partai lebih lanjut berkaitan dengan masalah Bung Andi Arief sepenuhnya menjadi kewenangan dari Dewan Pimpinan Pusat.

6. Kami akan selalu mendukung negara dalam berbagai upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba, untuk generasi dan masa depan Indonesia yang lebih baik.

7. Kepada seluruh kader Partai Demokrat, saya menyerukan untuk tetap semangat dan meneruskan perjuangan kita. Semoga ujian demi ujian yang sedang Partai Demokrat hadapi, bisa kita lalui dengan baik dan membuat kita lebih tangguh. Dan semoga kita bisa petik segala hikmah dan pelajaran berharga hari ini, untuk kesuksesan kita ke depan.

Terima kasih. Tuhan bersama kita.

Meulaboh, 5 Maret 2019

Komandan Kogasma
AGUS HARIMURTI YUDHOYONO