prabowo KW

SURABAYAPAGI.com, Pekanbaru - Kehadirannya di ruang tunggu Very Very Important Person (VVIP) Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru sempat mencuri perhatian. Awalnya banyak yang mengira dia adalah Prabowo Subianto karena memang terlalu mirip dengan calon presiden nomor urut 02 itu.

Nyaris tak ada pembeda, kecuali kulit yang agak kecokelatan. Badannya juga gempal tapi sedikit lebih pendek. Usianya juga berkepala enam seperti Prabowo asli. Memakai kaca mata hitam dan berbaju putih, makin lengkap kemiripannya dengan Prabowo.

"Eh ada Prabowo KW," ucap beberapa orang yang melihatnya di sana, dan dibalas senyum oleh pria bernama Zamratul Fuadi itu.

Tak lama kemudian, perhatian orang-orang teralihkan ketika Prabowo asli mendarat memakai jet pribadi pada Rabu siang itu, 13 Maret 2019. Prabowo KW yang awalnya laris manis diajak berswafoto ditinggalkan karena orang-orang berebut dan berdesakan untuk menyalami Prabowo asli.

Kerumunan orang itu bahkan membuat Zamratul Fuadi ini tak mendapat kesempatan bersalaman. Prabowo juga tak melihatnya karena Zamratul berada di paling belakang. Prabowo berlalu dan kemudian naik mobil mewah menuju Gelanggang Remaja, tempatnya berkampanye.

Raut wajah Zamratul sekilas tampak kecewa. Namun dia kembali tersenyum, lalu pergi meninggalkan bandara. Tidak diketahui pasti apakah Zamratul pergi ke tempat kampanye melihat pilihannya pada 19 April nanti menyampaikan orasi politik.

"Ya pasti dong, pilihan tetap (Prabowo)," yakin Zamratul kepada wartawan meskipun tak dapat bertemu dengan Prabowo.

Di sela melayani beberapa warga berswafoto sebelum Prabowo datang, Zamratul menyebut banyak orang yang menyatakannya mirip dengan mantan mantu keluarga Cendana itu.

"Sekitar empat atau lima tahun lalu lah," Zamratul mencoba mengingat.

Awal mula dirinya disebut mirip Prabowo ketika mengunggah foto memakai jas di media sosial. Baik keluarga, teman ataupun kenalannya langsung menyatakan Zamratul identik dengan Prabowo.

"Dibilang orang-orang saya kembarannya Pak Prabowo, saya juga enggak nyangka dibilang mirip," kata pria berumur 60 tahun ini.

Terlepas dari kemiripannya, Zamratul menyebut pilihan selalu ke Prabowo, baik saat mencalonkan diri sebagai presiden ataupun wakil presiden.

Menurut Zamratul, kemiripan inilah yang membuat dirinya diajak oleh orang partai pengusung Prabowo ke bandara. Dia langsung setuju ketika ditawari dengan harapan bertemu dengan idolanya itu.

"Kalau saya sendiri bukan orang partai, pekerjaan wiraswasta, anak satu dan istri satu," ucap Zamratul.

Kepada wartawan, Zamratul mengaku kagum dengan sosok Prabowo. Apalagi saat pasangan Sandiaga Uno menyampaikan pidato yang mengajak bangsa Indonesia berdaulat mengelola sumber daya alam, dan berdiri di atas kaki sendiri atau berdikari.

Kata-kata berdikari itu menginspirasi Zamratul membuat dua lagu untuk Pak Prabowo. Lagu pertama judulnya Berdikari Pas di Hati dan lagu kedua berjudul Garudaku. "Dua lagu dari saya untuk Prabowo, harapannya di dengar, tapi saya ini orang kecil, cuman diajak ke sini," imbuhnya.