•   Rabu, 17 Juli 2019
SGML

Angin Puting Beliung Sapu Wilayah Maduran, Gedung SD Nyaris Ambruk

( words)
Atap gedung SDN Maduran nyaris ambruk setelah dihantam angin puting beliung yang disertai hujan deras. FOTO:SP/IST


SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Hujan deras yang disertai angin puting beliung melanda Lamongan, tepatnya di Desa Maduran Kecamatan Maduran Kamis (21/3/2019).

Selain menumbangkan pohon, angin lesus (istilah lain sebutan angin puting beliung) juga merusak bangunan gedung SDN Maduran. Bahkan bangunan gedung ini bagian atapnya nyaris ambruk, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Selain merusak gedung SDN Maduran, angin puting beliung kali ini juga merusak salah satu rumah Sumarlin di RT 06 RW 01, yang terlihat Desa mengalami kerusakan cukup lumayan parah.

Saat kejadian, para siswa SDN Maduran, dewan guru dan keluarga Sumarlin berhasil menyelamatkan diri keluar. Sementara puluhan rumah lainnya hanya pada bagian genting atau atap rumah yang jatuh berhamburan. "Yang parah hanya dua, SDN Maduran dan satu rumah warga. Lainnya hanya gentingnya yang rontok atau berhamburan dibawa angin," kata Camat Maduran, Harwah Yutomo kepada wartawan.

Kejadiannya sekitar pukul 11.00 WIB bermula dari awan gelap yang kemudian turun hujan. Sesaat ketika masih turun hujan terjadi angin puting beliung yang menerjang dan mengakibatkan kerusakan gedung SDN Maduran.

Kerusakannya diantaranya, kaca jendela pecah, atap genting kelas, plafon ruang kelas hancur. "Termasuk rumah dinas pak guru Afandi yang terkena dampak kerusakan parah," kata Harwah.

Rumah dinas guru yang ditempari Afandi itu, menurut Harwan mengalami kerusakan, atap teras ambruk, dinding belakang rumah rusak. Sedang rumah warga yang rusak parah hanya satu milik Sumarlin."Kalau puluhan rumah lainnya hanya gentingnya yang sebagai berhamburan," kata Harwah.

Pihak Muspika telah mendata akibat kejadian ini kerugian hanya sebesar Rp 50 juta. Ada sejumlah pohon yang tumbang akibat diterjang angin puting beliung. Satu diantara pohon yang roboh itu, tepat mengenahi atap bangunan SDN Maduran.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lamongan bersama Muspika dibantu warga sedang melakukan pembersihan pada pohon - pohon yang tumbang. TRC juga membantu warga, termasuk untuk korban Sumarlin, dan atap gedung sekolahan yang rusak juga sudah mulai diperbaiki. "Kita juga membantu evakuasi," kata Harwah.

Suhari warga sekitar mengaku kalau atap gedung SDN langsung diperbaiki. "Tadi saya ke sekolahan atap gedung sudah diperbaiki, dan tadi juga saya lihat ada pak Kades langsung turun ke lapangan membantu memperbaiki atap gedung yang rusak," ungkapnya. jir

Berita Populer