SURABAYAPAGI.com - Andre Hehanusa bersama legendaris sepak bola asal Maluku untuk siap melangkah maju di parlemen. Rochy Putiray, Imran Nahumarury dan Maura Hally, Persebaya berdarah Maluku, saat Jumpapers di kawasan Jl. Ir. Soekarno Surabaya, Jawa Timur, Kamis (11/04).

Kehadiran basudara (bersaudara) memiliki satu tujuan dan kerinduan berkarya untuk Surabaya-Sidoarjo lewat seni, budaya, olahraga.

Andre Hehanusa mengatakan, dari sepak bola kita bisa mempersatukan Bangsa. Kita punya satu keterikatan harapan untuk kota ini, dan visi untuk persaudaraan Maluku, terjun di parlemen yang akan saya lakukan.

Begitu juga Rochy Putiray, mantan pemain Timnas Indonesia mengaku memberi dukungan pada Andre bukan karena politik, tapi karena Andre bisa mengumpulkan saudara Maluku khususnya di Kota Pahlawan.

"Surabaya menjadi batu loncatan pertama para pemain bola Maluku untuk memantapkan karir" ucap Rochy.

Dukungan pada Andre Hehanusa, akan memberi peluang bagi pemuda Maluku untuk makin terlibat dalam kancah politik praktis, menurut Rochy.

“Surabaya adalah rumah kedua bagi semua pesepak bola yang ada di Maluku. Banyak pemain yang diorbitkan Persebaya membuat para pesepak bola Maluku termotivasi. Banyak generasi muda Maluku bukan hanya sepak bola contoh Bung Andre sudah masuk kancah politik. Semoga tali silaturahmi di bidang sepak bola bisa lebih terjalin lagi,” papar Rochy.

Andre Hehanusa juga mendapat dukungan penuh dari KPPM (Komite Perekat Persaudaran Maluku) untuk melantai mewakili PDI-P di bursa Caleg DPR-RI Dapil Surabaya-Sidoarjo nomor urut 5.

“Friendly Match Maluku untuk Surabaya, bersatu untuk menang dan maju, tugas kita mensupport Persebaya untuk menang di Piala Presiden. Kita tidak berpolitik untuk kita sendiri. Politik kita adalah politik kebahagiaan untuk semua,” tutup Andre Hehanusa.