Ketiga pelaku diamankan Polsek Krembangan. (Foto: SP/FIRMAN)

SURABAYAPAGGI.com - Saking asyiknya bermain judi remi, tiga warga Surabaya ini tak sadar jika sedang diintai polisi. Ketiganya bahkan masih sempat membayar uang taruhan meski polisi ada di belakang mereka.

Ketiga pria itu adalah M Ikhsan (26) warga Kedung Mangu Selatan, Marzuki (26) warga Wonokusumo Surabaya dan Hafit (43) warga Wonokusumo. Mereka dicocok Unit Reskrim Polsek Krembangan Surabaya, Rabu (10/4) siang.

Kapolsek Krembangan, Kompol Esti Setija Oetami menuturkan, penangkapan ketiganya didasari atas informasi warga yang kerap menegur ketiganya agar tidak bermain judi di kampung Wonokusumo VII.

"Setelah kami dapat informasi, Tim Opsnal bergerak dan menyamar. Setelah target terkunci, kami melakukan penggerebekan dan penangkapan. Memang benar ketiganya sedang asyik bermain judi kartu," beber Esti, Kamis (11/4).

Dalam tiap permainan, mereka bertaruh sebesar 5000 rupiah sekali main, dan pemenang dalam permainan itu akan menjadi bandar, begitu seterusnya.

"Taruhannya per satu game itu 5000 rupiah. Mereka ini sering sekali bermain disitu sehingga warga merasa resah," tambahnya.

Sementara itu, Hafit, tersangka paling tua mengaku jika aktifitas itu hanya dilakukan sesekali saja. Alasannya untuk mengisi waktu luang dan jika menang uangnya digunakan untuk membeli rokok.

"Iseng aja mas. Kalau ketemu dan sepakat ya main. Kalau tidak ya endak. Buat beli rokok kalau memang," akunya.n fir