Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Luki Hermawan. (Foto: SP/ANTOK)

SURABAYAPAGI.com - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Luki Hermawan mengapresiasi sikap Aremania, suporter Arema FC, yang menaati kesepakatan tidak datang menyaksikan laga final Piala Presiden leg 1 Persebaya versus Arema di Gelora Bung Tomo Surabaya pada Selasa lalu, (9/4). Kapolda berharap sikap sama ditunjukkan suporter Persebaya, Bonek-Bonita, saat laga leg 2 di Stadion Kanjuruhan Malang pada Jumat (12/4).

“Kemarin, (suporter) Arema bagus, terima kasih, dia tidak ada yang bergerak ke sini (Surabaya), dan saya minta untuk Bonek juga untuk menaati aturan yang sudah ada untuk tidak berangkat ke sana (Malang),” kata Luki usai pertemuan dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis, (11/4).

Untuk pengamanan, Luki mengatakan bahwa jumlah personel yang diterjunkan lebih besar dari pada saat leg 1 digelar di Gelora Bung Tomo Surabaya. Apalagi, Presiden Joko Widodo dijadwalkan hadir dan menyaksikan pertandingan di Stadion Kanjuruhan.

“Kemarin dapat laporan dari Kapolres Malang 4.260 (personel). Tapi kami akan lihat, karena dengan adanya kunjungan Pak Presiden yang jelas ada protap. Jadi, itu di luar itu (jumlah 4.260 personel). Bisa lebih, bisa mencapai lima ribuan,” katanya.

Luki juga mencermati isu berkembang tentang larangan kendaraan berpelat L (Surabaya) dan W (Sidoarjo-Gresik) masuk ke Malang saat laga final besok digelar. Dia menegaskan, isu tersebut tidak benar adanya. Tidak ada larangan bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya berkegiatan di Malang. “Enggak (benar). Saya sudah sampaikan bahwa aktivitas masyarakat seperti biasa. Enggak usah khawatir dan takut,” tandasnya. nt