Foto: SP/Firman, Kondisi ruang tahanan Polsek Tenggilis setelah tiga tahanan kabur, Jumat (12/4/2019).

Firman Rachman,

Wartawan Surabaya Pagi

Tahanan kabur di wilayah hukum Polrestabes Surabaya kembali terjadi. Kali ini terjadi Polsek Tenggilis Mejoyo pimpinan Kompol Totok Sumaryanto. Jumat (12/4) pagi, tiga tahanan itu bisa kabur dengan mudah. Pasalnya, petugas jaga piket diduga lalai tak mengunci sel tahanan Polsek. Ketiga tahanan yang kabur itu tersangka kasus narkoba dan penipuan.

Informasi kaburnya tahanan itu merebak sekitar pukul 10.00 WIB. Mendalami informasi tersebut, Surabaya Pagi menggali lebih jauh terkait kaburnya tahanan tersebut. Tiga tahanan yang kabur itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Dugaan sementara, petugas jaga piket lalai tak mengunci pintu sel tahanan yang terdiri dari 11 orang itu.

Kapolsek Tenggilis Mejoyo, Kompol Totok Sumaryanto tak menampik kaburnya tiga tahanan dan menyatakan memang ada kelalaian anggotanya. "Iya benar, seperti yang sudah diketahui, ini adalah keteledoran kami," kata Totok, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (12/4) kemarin.

Totok menjelaskan jika saat itu ada dua anggota jaga piket yang ada di ruang SPKT tak jauh dari sel para tahanan. Namun, keduanya tengah menjalankan ibadah shalat sunnah tahajud dan tak sadar jika pintu sel tahanan sedang dalam keadaan tak terkunci. "Mereka kabur saat anggota kami lengah. Kabur melalui pintu depan sini," tambahnya.

Tiga tahanan yang nekat itu masing-masing adalah A, R dan I. Dua diantaranya adalah tersangka kasus narkotika dan satunya tersangka kasus penipuan. Saat ini polisi membentuk tim dan berkoordinasi dengan seluruh jajaran kepolisian baik di wilayah maupun daerah.

Totok meminta ketiga tahanan kabur untuk segera menyerahkan diri sebab pihaknya tidak segan-segan menindak tegas, termasuk menembak para pelaku."Kami bentuk tim dari polres dan polda jatim, juga kami kinta bantuan ke kepolisian di daerah-daerah. Kami imbau juga kepada para tahanan yang kabur jika membaca media, agar mereka menyerahkan diri sebelum kami lakukan tindakan tegas. Kami tidak segan-segan kepada para pelaku yang nekat kabur dari sel tahanan," tegasnya.

Pantauan Surabaya Pagi, sekitar pukul 12.00 WIB, tampak anggota tim resmob Satreskrim dan Reskoba Polrestabes Surabaya keluar dari polsek usai melakukan koordinasi. Saat ini, polisi tengah melakukan perburuan kepada para tahanan yang kabur itu karena identitas dan ciri-cirinya juga sudah disebar.

Kasus tahanan kabur bukan pertama kali terjadi di Surabaya. Pada 17 April 2017, 7 tahanan Polsek Tambaksari kabur dari sel pada dini hari sekitar pukul 02.00 Wib. Bahkan Polrestabes Surabaya sendiri sempat kecolongan. Tepatnya, 10 November 2015. Dua orang tahanan Polrestabes kabur dengan menggergaji jeruji penjara. Tahanan yang kabur itu tahanan narkoba yang ada di blok O. n