SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Hal berbeda dilakukan Dra. Lucy Kurniasari saat menghadiri pidato politik Komandan Kogasma DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di DBL Arena, Surabaya. Datang dengan kirab budaya, calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI wilayah Jatim I Surabaya-Sidoarjo ini ingin melakukan inovasi dengan mengangkat budaya Jawa Timur.

Ning Lucy sapaan akrabnya melakukan kirab menuju DBL Arena Surabaya dari posko pemenangan di Jalan Ketampon, Surabaya dengan mengendarai mobil hias dan di iringi alunan musik Tong Tong dari Madura.

"Saya ingin melakukan kampanye yang inovatif dengan mengangkat budaya Jawa Timur. Dengan kita menampilkan budaya Jawa Timur, ini bisa melestarikan budaya dan warga Jawa Timur semakin mencintai budayanya," Ungkap Lucy Kurniasari.

Dipilihnya musik Tong Tong menurut Ning Lucy karena musik ini sudah mewakili Jawa Timur di ajang-ajang international. Selain musik Tong Tong Khas Madura. Dibarisan depan Ada 2 pasang Cak dan Ning Suroboyo yang mengendarai mobil terbuka. Dibelakangnya terdapat 14 penari dan 14 komunitas sepeda kuno.

"Konsepnya tidak hanya berpolitik saja kita juga melestarikan budaya. Di kirab budaya ini sudah di titik terakhir perjuangan kita. Yang mana kita berbulan bulan melakukan orasi politik dan sekarang ini tiba saatnya untuk kita refreshing," Imbuhnya.

Ning Lucy percaya bahwa warga Jawa Timur, khususnya Surabaya dan Sidoarjo, sangat menghormati budaya leluhurnya. Hal itu terlihat dalam bersikap dan bertindak warga Jawa Timur yang tetap mengacu pada budayanya.

Bahwa semangat melestarikan budaya Jawa Timur ada pada setiap warganya. Kebanggaan terhadap budaya sendiri juga tercermin pada kuatnya kepercayaan diri setiap warga Jawa Timur di mana pun berada.

"Biasanya orasi dilakukan ditengan hiruk pikuk, berbeda karena kita disini kan harus melestarikan budaya khususnya budaya di Jawa Timur. Kalau misal melakukan orasi ditengah hiruk pikuk sudah jenuh, saya berangkat dari budya, saya ikut membersakan Jatim dengan orentasi budaya. Saya mendorong budaya Jatim tetap berada di puncak. Byob