SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Untuk peringati hari bumi yang jatuh pada 22 April, puluhan Mahasiswa Pecinta Alam dan Seni, Institut Teknologi Adhi Tama, Surabaya, atau Mapas Itats, membagikan bibit tanaman pada warga saat car free day, di jalan Darmo Surabaya, Minggu 21 April pagi.

Pembagian bibit tanaman ini, untuk mengajak warga masyarakat peduli akan bumi dengan melaksanakan penghijauan yang dimulai dari lingkungan dan rumah masing masing warga.

Seperti yang di ketahui, banyaknya becana alam, seperti banjir, tanah longsor, akibat pembalakan liar, hingga bencana kekeringan dan polusi udara, membuat puluhan anggota Mapas Itats, mengajak masyarakat kembali menjaga dan menyayangi bumi.

Sehingga, pada hari bumi yang jatuh pada 22 April 2019, Mapas Itats, mengajak masyarakat untuk kembali melakukan penghijauan di lingkungan masing-masing. Untuk itu, mahasiswa membagikan ratusan bibit tanaman berbagai jenis, secara gratis.

Pembagian bibit tanaman sebanyak 574 buah yang di gelar di car free day di jalan Darmo, langsung diserbu warga yang melintas, mereka memilih bibit pohon yang disukai, mulai pohon buah buahan hingga tanaman perdu.

Mahasiswa sengaja, membagikan bibit tanaman ini untuk mengajak masyarakat untuk melakukan penghijauan, dan penghijauan bisa di mulai dari lingkungan masing-masing, seperti rumah atau kampung.

"Kita mengajak masyarakat menjaga lingkungan dan alam yang di mulai dari lingkungan sendiri seperti dirumah. Tanaman yang kami bagi ini gratis hasil dari sumbangan yang kami kumpulkan untuk di bagikan agar masyakarat melakukan penghijauan di lingkungan sekitar rumahnya." papar Yogi Iswahyudi selaku koordinato alumni Mapas Itats, dan pelaksana kegiatan disela sela pembagian bibit tanaman.

"Kami sangat senang bisa berbagi bibit tanaman kepada warga meski ini langkah kecil, dibanding kerusakan alam yang telah terjadi. Tetapi dengan langkah kecil ini masyarakat dapat sadar, peduli dan melestarikan lingkungan dan mencegah dari kerusakan alam yang lebih parah lagi," imbuhnya.

Sementara itu, warga sangat senang sekali mendapat bibit tanaman gratis ini, mereka memilih tanaman yang mereka sukai, dan rencannya akan di tanam di rumah. Warga menilai kegitan bagi bagi bibit ini sangat postif sekali di tengah hiruk pikuk politik, sehingga banyak warga yang melupakan kelestarian alam.

"Senengnya dapat bibit tanaman gratis, ini saya akan tanam di sangar teater kita. agar bisa lihat tanaman ini tumbuh," ujar Hanifa. Gadis manis ini, menilai kegiatan ini sangat positif dan mengingatkan masyarakat akan pentingnya melestarikan alam dengan penghijauan agar menjaga bumi dari kerusakan.

"Selamat hari bumi," ucapnya lagi sambil tersenyum manis.

Diharapkan dengan kegiatan, ini banyak warga tumbuh kesadaran dan peduli dengan bumi dan melestarikan alam.