•   Senin, 22 Juli 2019
Slc

Viu, Menjaga Film Produk Lokal

( words)


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pasar digital masih sangat potensial di Indonesia, ini yang membuat pebisnis digital global terus berupaya merangsek pasar domestik. Begitu juga di pasar konten digital film yang makin marak pemain. Salah satunya Viu.

Dengan banyaknya pemain sejenis yang awalnya mengandalkan konten film box office, perusahaan digital yang berbasis di Amerika itu punya strategi khusus untuk bisa menarik minat pasar. Yakni dengan menampilkan konten film Asia.

Saat ini, Viu ada di 17 negara termasuk Indonesia. Viu pun mulai memproduksi konten film lokal sejak tiga tahun lalu.

Myra Suraryo, Senior Vice President Marketing Viu Indonesia mengatakan konten lokal yang dihasilkan selain diproduksi sendiri oleh Viu, juga lewat ajang seleksi yang melibatkan penonton hingga produksi perfilman.

Awalnya lewat penulisan skenario film dan lewat proposal pengajuan konten film lewat Viu Pitching Forum 2019.

Menurut Myra, pemenang dari ajang tersebut dibuat konten film berseri hingga mencapai 13 seri. "Seluruh biaya produksi akan kami tanggung," katanya, Sabtu (27/4).

Konten lokal tersebut dipastikan bakal didistribusikan ke seluruh jaringan Viu yang ada di 17 negara. Selain itu konten lokal tersebut bisa membuat konten film yang ada di Viu lebih beragam warna film.

Sebab konten lokal menjadi salah satu kontribusi bisnis bagi Viu. Myra mengklaim, setiap keberadaan konten lokal khas Indonesia mendapat respon positif pasar. Ini sebagai langkah Viu menjadi pemain penyedia konten film terdepan di pasar Indonesia.

Hasilnya memang sudah terlihat. Saat ini, Viu sudah menjangkau tujuh juta konsumen di pasar Indonesia. Dan ia harapkan dapat menambah lebih banyak lagi konsumen di pasar dalam negeri.

Berita Populer