•   Kamis, 17 Oktober 2019
Kriminal

Jalan A.Yani Jadi Sirkuit Dadakan Kuda Besi Liar

( words)


Laporan: Firman Rachman
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ratusan motor terlihat memadati tepian jalan Ahmad Yani Surabaya sisi Timur, Minggu (12/5/2019) dini hari. Pantauan Surabaya Pagi, deretan kuda besi itu didominasi motor sport fairing atau sering disebut sebagai motor laki. Mereka terparkir memanjang sejak dari pertigaan A.Yani-Margorejo hingga Jatim Expo Surabaya.
Ratusan motor itu terlihat menikmati aksi "raja jalanan" tepat di Frontage A. Yani sisi Timur. Ya, mereka tengah menyaksikan para penunggang kuda besi liar (balap liar) sambil menunggu jam Sahur.

Image
Muchlis (21) pemuda asal Tuban yang bekerja di Surabaya itu menyebut jika dirinya kerap mengikuti kegiatan balap liar di Surabaya. Namun bukan sebagai joki, melainkan sebagi penikmat.
"Seru mas. Suaranya ituloh, tapi lebih seru kalau pas ada yang jatuh," kara Muchlis.
Dari ratusan motor yang berperan sebagai penonton itu, sebagian kecil dari mereka memilih peran sebagai joki.
Tepat di traffic Light depan pos Lantas A. Yani,mereka mengatur shaf untuk memulai start balapan. Aksi itu tentu mengganggu penguna jalan lainnya. Padahal, mobilitas masyarakat atau pengguna jalan lainnya masih terlihat cukup padat.

Image
Seolah tak peduli, para joki motor liar ini bergiliran mengambil start, meski harus melawan arus.
"Ya masih ramai jalannya, tapi tetep nekat saja mas, kan ngisi waktu biasanya sampai sahur. kalau di Sidoarjo juga ramai, di Bypass," lanjut Muchlis.
Jalanan A. Yani dipilih sebagai "sirkuit" dadakan karena lokasinya yang strategis. Menurut mereka, lokasi itu dipilih karena jalanan yang lurus dan minim garis kejut. Hal itu dikatakan Roby, salah satu joki motor malam itu.
"Ya disini enak, jalan lebar, sama sedikit garis kejutnya mas. Ini tadi masih ramai (pengguna jalan lain) tapi ya nekat saja biar bisa show," singkatnya.
Para penunggang kuda liar itu juga terlihat nekat menggeber kendaraannya tanpa menggunakan perangkat keselamatan terutama helm. Menurut informasi, aksi balap liar itu akan terus dilakukan terutama saat hari Sabtu hingga Minggu dini hari dengan lokasi yang berpindah-pindah. fir/rmc

Berita Populer