•   Selasa, 17 September 2019
Pendidikan

Target 500 Sekolah Vokasi Hingga 2024

( words)
Menteri Perindustrian RI, Airlangga Hartarto.


SURABAYA PAGI, Jakarta - Airlangga Hartarto Menteri Perindustrian RI mengatakan, pemerintah menargetkan membangun 500 lembaga pendidikan atau sekolah vokasi baru hingga tahun 2024. Langkah itu diyakininya mampu meningkatkan sumber daya manusia yang berpengaruh langsung pada perekonomian negara.
Ia mengatakan, program tersebut telah dibahas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional yang dihadiri oleh Joko Widodo Presiden. Rencananya, program pembangunan itu akan dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
"Baru kemarin disampaikan pada Musrenbang dan Bapak Presiden mendukung itu, sehingga sampai 2024 nanti kita punya lulusan vokasi yang mencukupi. Karena pada RPJMN ke depan kan fokusnya pada pengembangan sumber daya manusia," kata Airlangga kepada awak media, Sabtu (11/5).
Airlangga menargetkan, pembangunan pendidikan vokasi akan didirikan di setiap tingkatan, mulai dari sekolah menengah kejuruan hingga perguruan tinggi berbasis industri. Target pembangunan ini pun tidak hanya didirikan oleh pemerintah, namun juga pelaku industri.
"Jadi bukan hanya pemerintah, namun pelaku industri kami dorong untuk membuka sekolah atau politeknik. Mereka mampu dan minat mereka pun tinggi (untuk, red) membuka pendidikan vokasi karena mereka butuh sumber daya manusia. Kementerian Perindustrian sendiri baru membuka empat politeknik vokasi baru, namun sesuai keinginan Pak Presiden, pendidikan vokasi ini harus dibangun masif," ucapnya.
Untuk mendorong industri agar membuka pendidikan vokasi, pemerintah akan memberikan kemudahan perizinan. Bahkan, pajak yang dibebankan pun akan dipangkas untuk memudahkan pendidikan vokasi segera beroperasi.n jk/01

Berita Populer