Kevin Jayaatmaja, Andika Prasetyo Santoso dan Clairine Nathania, di Laboratorium Kimia Analitik dan Kimia Organik Ubaya Tenggilis.

SURABAYA PAGI, Surabaya - Tiga mahasiswa Universitas Surabaya (Ubaya) kembali memenangkan kompetisi Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ONMIPA) Perguruan Tinggi se-Indonesia.

Ubaya menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang membawa pulang medali emas. ONMIPA merupakan kompetisi individual yang diikuti oleh 64 peserta dari universitas se-Indonesia. Bidang ilmu yang dilombakan yaitu Matematika, Kimia, Fisika, dan Biologi. Ubaya memborong tiga medali pada bidang Kimia dan Biologi.

Kevin Jayaatmaja, mahasiswa Jurusan Teknik Kimia berhasil menyabet medali emas di bidang Kimia. Kemudian, Andika Prasetyo Santoso Jurusan Teknik Kimia Ubaya berhasil membawa pulang medali perak di bidang Kimia. Sedangkan Clairine Nathania jurusan Teknik Bioteknologi meraih medali perunggu di bidang Biologi.

Pembina sekaligus pembimbing tim ONMIPA Ubaya, Hazrul Iswadi, mengaku bangga atas pencapaian mahasiswanya. “Saya merasa ini pencapaian luar biasa, mahasiswa Ubaya bisa bertanding dan juara dalam kompetisi tingkat nasional. Saya melihat potensi mahasiswa Ubaya itu besar dan mampu bersaing dengan unggul di Indonesia,” kata dia.

Proses persiapan kompetisi ONMIPA cukup panjang dimulai dari bulan November 2018 melalui PIMUS (Pekan Ilmiah Universitas Surabaya).

Mahasiswa yang lolos seleksi dalam PIMUS dan memiliki potensi akan dibentuk tim sesuai dengan cabang ilmu kompetisi ONMIPA untuk mewakili Ubaya di tingkat LLDIKTI wilayah VII.

Empat mahasiswa Ubaya yang berhasil maju ke tingkat Nasional diberikan latihan soal yang serupa dengan kompetisi di tingkat Nasional di bawah bimbingan dosen dan alumni Ubaya yang pernah menjuarai kompetisi ONMIPA.n sb