Kepala Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah, Layanan dan Administrasi, BI Jember, Febrina.

SURABAYAPAGI.com, Jember - Selama Bulan Ramadan 1440 H tahun ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jember menyatakan belum menemukan kasus peredaran uang palsu di wilayah kerjanya.

Kepala Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah, Layanan dan Administrasi, BI Jember, Febrina menjelaskan, terhitung sejak Januari 2019 temuan uang palsu di wilayah kerja BI Jember berkisar antara 150 – 200 lembar. "Namun bulan Mei 2019 atau bulan Ramadhan ini tidak ada temuan kasus uang palsu." Kata Febrina, Kamis 16 Mei 2019.

Kendati Demikian Febrina menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap peradaran uang palsu. Dengan cara 3D , dilihat, diraba, dan diterawang.

"Kewaspadaan juga harus semakin ditingkatkan terutama saat bertransaksi ditempat keramaian seperti pasar. Karena Selama ini berdasarkan laporan masyarakat uang palsu banyak ditemukan ditempat-tempat keramaian." Jelasnya.

Selain itu Febrina juga mengajak masyarakat agar menjaga keutuhan mata uang Rupiah dengan langkah 5J. Yakni jangan dilipat , jangan diremas, jangan distaples, jangan dicoret, dan jangan dibasahi.

Meski begitu ketika mendapat uang yang sudah lusuh bukan berarti BI tidak mau menerima untuk ditukarkan dengan uang baru. "Selama ukuran uang tidak berubah walaupun dalam keadaan lusuh, bank siap menukar dengan uang baru." Pungkasnya.(Koes).