•   Kamis, 14 November 2019
SGML

Masuk Proses Lelang, Dispendik Target Distribusi Seragam Gratis Ontime

( words)
Kepala Dispendik Kota Mojokerto, Amin Wachid menargerkan distribusi bantuan seragam gratis bakalan tepat waktu. FOTO : SMG/Dwy Agus Susanti


SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Mojokerto targetkan distribusi bantuan seragam sekolah gratis untuk SD/SMP bakal tepat waktu. Ini lantaran, paket proyek yang dialokasikan sebesar Rp 2,6 miliar tersebut telah masuk ke tahapan lelang.
"Kalau semua proses lancar dan sesuasi jadwal, saya targetkan pengadaan seragam gratis ini rampung sebelum tahun ajaran baru 2019-2020 atau sekitar Juli mendatang," terang Kepala Dispendik Kota Mojoekrto, Amin Wachid, Jumat (17/5)
Amin menjelaskan, proses program seragam gratis SD/SMP telah dikebut sejak April lalu. yang diawali dengan pengiriman sampel kain untuk diuji laboratorium di Balai Besar Kerajinan Batik Yogyakarta. Proses tersebut guna mengetahui kualitas kain seragam. ”Proses uji lab sudah tuntas April kemarin. Kemudian kita ajukan lelang dan sekarang sudah tayang,” terangnya.
Saat ini, proses tender tersebut masih dalam tahap penawaran di Lembaga Pengadaan Barang/Jasa Secara Elektronik (LPSE) Kota Mojokerto. Amin menyebutkan, pemenang lelang akan paling lambat akan diumumkan pada pertengahan Juni mendatang. ”Mudah-mudahan pertengahan Juni sudah tandatangan kontrak,” tandasnya.
Dengan demikian, proses pengerjaan diberi estimasi waktu merampungkan pengadaan kain seragam kurang lebih satu bulan. Jika tidak ada kendala seluruh tahapan di-deadline rampung sebelum tahun ajaran baru 2019/2020 dimulai.
Sesuai jadwal, rangkaian Penerimaan peserta Didik Baru (PPDB) jenjang SD/SMP jalur reguler mulai dibuka pada 2-5 Juli mendatang. Sedangkan hasil penerimaan akan diumumkan pada 8 Juli. Sementara bagi siswa yang dinyatakan diterima diberi kesempatan mendaftar ulang pada 11-12 Juli. ”Harapan kami seragam bisa dibagikan minggu kedua Juli saat tahun ajaran baru,” terangnya.
Dia menyebutkan, jumlah seragam tersebut disesuaikan berdasarkan pagu yang dibuka dalam PPDB 2019-2020 ini. Dispendik mencatat, kuota penerimaan siswa baru tahun ini diperkirakan mencapai 5.972 siswadari 98 lembaga SD/MI dan SMP/MTS se-Kota Onde-Onde.
Dia merincikan, sebanyak 2.920 siswa di antaranya berasal dari 74 lembaga SD, MI, dan SDLB dengan total Rp 1,08 M. Sedangkan 3.052 siswa tersebar di 24 lembaga SMP, MTs, dan SMPLB yang bakal menyerap Rp 1,52 M. ”Jumlahnya tidak berubah signifikan seperti tahun lalu, karena tidak ada penambahan rombel (rombongan belajar),” tandasnya.
Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto ini, merincikan, menambahkan, seragam gratis akan diberikan kepada seluruh siswa yang dinyataan diterima PPDB baik di sekolah negeri maupun swasta. Setiap siswa bakal menerima tiga setel kain seragam. Terdiri dari seragam nasional merah-putih bagi SD dan biru-putih bagi SMP.
Selain itu juga mendapatkan seragam pramuka serta seragam khas Kota Mojokerto orange-hitam. Dengan demikian, total pengadaan seragam mencapai 17.916 setel dengan alokasi anggaran sebesar Rp 2,6 miliar.
Wakil Wali kota Mojokerto Achmad Rizal Zakaria mengapresiasi langkah cepat Dispendik tersebut. Hal ini karena seragam gratis sangat berarti bagi wali murid pada saat tahun ajaran baru nanti.
"Saya optimis bisa dibagikan sesuai jadwal sebelum tahun ajaran baru. Langkah Dispendik untuk segera melakukan lelang ini tergokong paling cepat diantara yang lain," tandas Cak Rizal, sapaan akrab Wakil Wali kota Mojokerto ini. dw

Berita Populer