•   Senin, 14 Oktober 2019
SGML

Tahun 2019, Lamongan Dapat Jatah 4 Ribu Sambungan Jargas

( words)
Di setiap titik tengah dipasang pemberitahuan adanya penggalian untuk pemasangan pipa gas dari Kementerian ESDM di Jalan Kusuma Bangsa Lamongan FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN


SURABAYA PAGI, Lamongan - Mulai tahun 2019 ini, Kabupaten Lamongan mendapatkan jatah 4 ribu jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (jargas), dari Kementerian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM). Dan pipa gas bumi tersebut beberapa hari ini, pemasangannya sudah mulai dilakukan di dalam kota Lamongan.
Jaringan distribusi gas bumi untuk rumah tangga (jargas) tersebut, seperti disampaikan oleh Faiz Junaidi Asisten Ekonomi Pembangunan Pemkab Lamongan, Selasa (18/6/2019) adalah program dari Kementerian ESDM.
Jargas ini sendiri lanjutnya, mempunyai keuntungan lebih ketimbang LPG, apalagi untuk rumah tangga memiliki banyak keunggulan yaitu aman, bersih, hemat serta praktis karena tersedia 24 jam. "Jargas ini bisa digunakan kapan pun, karena 24 jam selalu on,"kata Faiz menerangkan.
Selain itu, keunggulan menggunakan Jargas ini katanya, juga akan menekan pengeluaran karena lebih hemat. Ke depan ini pada akhirnya dapat meningkatkan daya beli masyarakat. "Pengguna jargas tentu lebih hemat dari LPG,"ungkapnya.

Di Lamongan kata Faiz, untuk tahun 2019 baru sekitar 4000 yang akan tersambung ke rumah, dari 10 ribu yang sudah diajukan oleh Pemkab Lamongan ke Kementerian ESDM. "Untuk tahun ini sementara baru 4000 ribu jaringan gas yang tersambung ke rumah,"kata Faiz menerangkan.
Ia berharap, seperti pada usulannya yang sampai 10 ribu itu, pembangunan jargas ini bisa dilanjutkan tahun-tahun berikutnya. "Pemkab berharap pada kementerian ESDM, agar usulan 10 ribu bisa direalisasikan meskipun secara bertahap karena ini sudah menjadi kebutuhan, apalagi tingkat keamanan cukup terjamin,"harapnya.
Disebutkan olehnya, pemasangan Jargas ini menyambung sampai di rumah warga, bahkan tidak hanya sambunganya, masyarakat yang tersambung Jargas ini juga akan mendapatkan kompor satu tungku, dari alokasi titik terdekat yang sudah didata sebelumnya.
"Semua itu mulai dari pemasangan sampai kompornya gratis diberikan oleh Kementerian ESDM, sesuai data yang sudah diusulkan oleh Pemkab Lamongan,"terangnya.
Data yang diusulkan 10 ribu jargas ke rumah-rumah tersebut kata Faiz, selain menyambungkan di rumah-rumah warga di Perkotaan, juga disambungkan ke Perum Graha Indah dan Perum Made. "Selain di rumah perkotaan, rumah-rumah di Perum Graha Indah dan Made juga telah diusulkan dan sudah termasuk 10 ribu yang diusulkan"ungkapnya.
Semoga awal pemasangan pipa saat ini, menjadi awal usulan 10 ribu pemasangan jaringan ke rumah-rumah di Kota Lamongan cepat terealisasi."Kita berharap tidak hanya 4000 saja tahun depan, bisa lebih dari itu, sehingga target 10 ribu sesuai yang diusulkan terealisasi dalam waktu tidak lama,"katanya
Sementara itu, saat ini tengah dilakukan pemasangan pipa dipinggir - pinggir jalan, atas nama Pemkab dan Kementerian ESDM, tentu ada yang merasa terganggu ia meminta maaf." Bagi pengguna jalan yang merasa terganggu dengan kegiatan pemasangan pipa ini saya mewakili Pemkab dan Kementerian ESDM mohon maaf, dan aktivitas penggalian dalam pemasangan itu akan dikembalikan seperti semula meskipun harus bertahap,"pungkasnya.jir

Berita Populer