3 Hari Tanpa Kabar Sang Putri, Orang Tua di Sumenep Lapor Polisi

Orang tua korban bersama istrinya, saat hendak melaporkan ke Polres Sumenep. SP/Ainur Rahman

 

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep - Pak Zaini  warga asal Desa Bullaan Kecamatan Batuputih Kabupaten Sumenep, bersama Istrinya dan keluarganya melaporkan peristiwa yang menimpa keluarganya beberapa hari yang lalu.

Zaini orang tua menceritakan Kronologis kejadiannya, “Pada malam Sabtu, (8/8) anak saya S (16), pergi meninggalkan rumah, dengan tanpa ada pesan dan kabar apapun, bahkan sampai saat ini saya belum tahu keberadaannya dimana, saya dan istri merasa cemas, karena sejak kepergian anak saya sampai tanggal 11 Agustus 2020 belum diketahui keberadaannya,” katanya kepada Surabaya Pagi Selasa, (11/08).

Menurut Zaini, anaknya, menjalin hubungan dengan laki-laki dengan inisial R (21) Tahun, yang tak jauh dari rumahnya.

“R itu pernah menyatakan suka sama anak saya, hanya karena anak saya biar melanjutkan sekolah, saya dan keluarga tidak merestui keduanya, supaya fokus dulu ke sekolahnya, sebab anak saya masih duduk di Bangku Aliyah kelas I jadi biar selesai dulu sampai lulus sekolah,” Tegasnya

“Karena sudah kurang lebih 4 hari ini anak saya belum diketahui jejaknya kemana, saya dan istri sepakat untuk melaporkan peristiwa ini didampingi saudara ke pihak Polres Sumenep, sebab kami khawatir dengan anak perempuan saya yang masih di bawah umur tersebut,” ungkapnya penuh haru.

Bahkan sambungnya, bermaksud dengan pelaporan nantinya anak saya bisa ditemukan keberadaannya dimana, kalau saat ini saya dan keluarga hanya menduga-duga, padahal dugaan itu belum tentu benar juga, jadi saya benar-benar memohon kepada pihak kepolisian agar dapat membantu menemukan keberadaan anak saya. Pungkasnya

Sementara Kanit PPA Polres Sumenep,  diwakili Teguh sebagai penerima pelaporan atas nama Pak Zaini dan Istrinya, laporan tersebut ditolak lantaran tidak dapat menunjukkan bukti kejadian. AR