3 Satpol PP Cedera saat Tertibkan Stadion Mattoangin

SURABAYAPAGI.COM, Makassar - Penertiban Stadion Andi Mattalatta atau Stadion Mattoangin berujung ricuh, Makassar, Rabu (15/1).

Kerusuhan itu sendiri berawal karena di dalam kawasan stadion yang selama ini dikuasai Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) dari pihak keluarga almarhum Andi Mattalatta itu telah dijaga massa yang didatangkan pihak YOSS.

Satpol PP sendiri saat akan melakukan penertiban didukung pengamanan personel Polri dan TNI.


Pukul 09.30 wita, Satpol PP berusaha merangsek namun dilempari massa dari dalam dengan batu, molotov dan ada yang melepaskan anak panah serta petasan.


Sempat terjadi aksi saling lempar dibatasi pagar beberapa menit. Berdasarkan pantauan jatuh tiga korban luka anggota Satpol PP karena terkena lemparan batu, petasan dan anak panah yakni Aris, Hamka dan Rahmat Hidayat.


Kasi Hukum Biro Hukum Setda Pemprov Sulsel, Mauliadi Rauf yang ditemui di lokasi mengatakan, stadion ini telah dikuasai YOSS selama 36 tahun karena pengelolaannya diserahkan KONI. Namun, kini KONI telah mencabut izin pengelolaan pihak YOSS.


Di lain pihak, Ketua Pembina YOSS, Andi Ilham Mattalatta mengatakan yang dilakukan Pemprov Sulsel hari ini adalah tindak kesewenang-wenangan. Dia menyatakan saat ini pihak YOSS tengah ajukan gugatan ke PTUN artinya lahan ini sedang berperkara atau berproses hukum.


Sebab terjadi perdebatan panjang antara pihak Pemprov Sulsel dan YOSS yang mempertahankan stadion, akhirnya Kapolrestabes Makassar, Kombes Polisi Yudhiawan Wibisono menengahi situasi.