•   Senin, 24 Februari 2020
Peristiwa Nasional

Akibat Hujan Deras Beberapa Rumah Dan Masjid Rusak, Anggota Tagana Himbau Warga Tetap Waspada

( words)
Warga Gotong Royong Memperbaiki Atap Rumah Yang Rusak Karna Angin Kencang.


SURABAYAPAGI.COM-Akibat hujan deras disertai angin kencang melanda empat Desa di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa sore (21/1/2020). Belasan rumah dan tempat ibadah rusak.

Informasi yang didapat rincian kerusakan yang terjadi ialah, di Desa Neglasari terdapat 6 rumah rusak sedang, di Desa Sukajaya 8 rumah rusak, di Desa Bantarsari 4 rumah rusak dan di Desa Pasirnagara angin kencang merusak atap Masjid Al Amanah.

"Kerusakan akibat angin kencang atau puting beliung umumnya pada bagian atap beterbangan karena terbawa angin. Ada juga yang tertimpa pohon," tutur Anggota Tagana Ciamis wilayah Selatan Baehaki Efendi.

Tagana mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada di cuaca ekstrim saat ini. Selain angin kencang yang sewaktu-waktu melanda pada sore hari. Banjir luapan sungai bisa saja terjadi saat hujan di wilayah Pamarican.

“Masyarakat tetap waspada dan hati-hati saat terjadi hujan. Bila kondisi mengancam sebaiknya segera menyelamatkan diri ke tempat aman,” tuturnya.

Rumah yang rusak itu, lanjut dia, akibat tertimpa pohon -pohon yang tumbang. Sebagian juga ada yang tersapu bagian gentingnya.

“Beruntung tidak ada korban jiwa, upaya masyarakat juga sigap sekarang membetulkan rumah yang rusak akibat tersapu angin kencang,” tuturnya.

Kepala Pelaksana BPBD Ciamis H M Soekiman membenarkan peristiwa angin kencang tersebut. Menurutnya, angin kencang berpotensi terjadi hampir di seluruh Kecamatan di Kabupaten Ciamis. Lokasinya antara lain di Pamarican, Lakbok, Tambaksari, Rancah dan Tambaksari.

Berita Populer