•   Selasa, 12 November 2019
Surabaya

Amalkan Pancasila dengan Bermasyarakat

( words)
Ketua DPRD Surabaya Armuji memberi sambutan acara yang digelar Lions Club Internasional di car free day Taman Bungkul, Minggu (14/10) pagi. FOTO : SP/QOMAR.


DPRD Surabaya Apresiasi Kegiatan Senam Bersama

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Mengamalkan isi dari Pancasila tidak harus susah payah. Cukup membaur dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh masyarakat. Mengesampingkan semua perbedaan di dalam masyarakat.

Salah satu kegiatan masyarakat yang mencerminkan persatuan yakni seperti pada acara yang digelar Lions Club Internasional di car free day Taman Bungkul, Minggu (14/10) pagi. Ketua DPRD Surabaya Armuji memandang kegiatan yang mampu menghadirkan ratusan peserta tersebut dapat mencerminkan persatuan dan kesatuan. Berbagai perbedaan etnis, ras, suku dan agama menyatu dalam satu wadah organisasi masyarakat. “Disini (diacara) ini semuanya terlihat guyub. Semua bersatu bersama meskipun berbeda etnis dan agamanya. Semua tumplek blek disini,” ujar Armuji.

Cak Ji, begitu dia biasa disapa mejelaskan, Indonesia memiliki Pancasila. Dasar negara ini mampu mempersatukan berbagai perbedaan. Memperlihatkan bagaimana seluruh latar belakang suku dapat melebur dalam satu kesatuan. Tak lagi perdebatan mementingkan satu golongan. Hal inilah yang harus dijaga seluruh masyarakat Indonesia. Jangan sampai, Pancasila yang sudah dibangun oleh founder father negeri ini ditinggalkan.

“Kalau saya melihat, acara senam bareng seperti ini bukan cuman acara kesehatan. Tetapi juga dapat mempersatuan berbagai organisasi. Semua segmen dapat membaur menjadi satu dengan diwadahi lions club,” urai politisi PDI Perjuangan tersebut.
Memang acara yang digelar di amping perpustakaan Bank Indonesia itu tidak hanya diikuti satu organisasi saja. Ada sekitar 20 organisasi kemasyarakat yang ada di Surabaya turut serta memeriahkan acara yang digelar untuk memperingati hari diabetes. Salah satu persatuan organisasi pernapasan Indonesia (Porpi) yang aktif mengkampanyekan kesehatan masyarakat.

“Semua terlihat ikut bergotong royong di acara ini. Bersatu mengkampanyekan hidup sehat di masyarakat,” urai politisi kelahiran Surabaya ini.

Sementara itu, Ketua Dewan Gubernur MD 307 Lita Widjaja Tamzil mengakui, pihaknya mengadakan acara ini secara suka rela. Tidak dibayar. Aksi menyuarakan bahaya penyakit diabetes demi negara, Indonesia. “Acara ini khusus membantu rakyat Indonesia. Seluruhnya relawan yang tidak dibayar,” kata Lita saat memberikan sambutan pembukaan.

Dia menyebutkan diabetes tercatat sebagai tiga penyakit berbahaya di masyarakat. Bahkan Lita menilai sangat mematikan. Untuk itu, melalui gerakan senam bersama, diharapkan semua turut aktif dalam menyadarkan penyakit ini.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada semuanya. Terimakasih kepada Lions Club, pemerintah Surabaya khususnya DPRD Surabaya yang turut mendukung penuh gerakan kampanye tersebut,” ungkap Lita diikuti gemuruh seluruh peserta yang hadir.

Acara senam bersama yang dilakukan di Jalan Raya Darmo tersebut diikuti oleh 600 orang lebih. Karena memang cukup menarik semua yang hadir di car free day. Mereka langsung berhenti dan mengikuti gerakan senam yang dipandu oleh dua orang instrukstur. alq

Berita Populer