•   Rabu, 13 November 2019
WhiteCrime

Anak Muda, Korupsi Rp 3,5 Triliun

( words)


SURABAYA PAGI, Jakarta - Nama miliarder muda Malaysia, Low Taek Jho alias Jho Low kembali mencuat menyusul penyitaan sebuah kapal pesiar mewah bernilai Rp 3,5 triliun di Bali pada Februari lalu. Pria muda ini sempat ramai diberitakan beberapa tahun silam karena menjadi sorotan otoritas berwenang Malaysia dan Amerika Serikat atas dugaan keterlibatan dalam skandal korupsi bernilai US$ 4,5 miliar yang melibatkan dana investasi negara Malaysia, Malaysia Development Berhad atau 1MDB, yang juga menyeret nama Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak.

Saat ini, pemilik kapal pesiar mewah bernama "Equanimity" tersebut masih buron. Keberadaannya saat ini tidak diketahui. Namun sebelumnya Jho Low bermukim di Hong Kong selama lima tahun. Jho Low juga telah membantah terlibat dalam skandal megakorupsi 1MDB, bahkan menyebut dirinya sebagai korban politik Malaysia.

"Saya merasa saya adalah korban dari perang politik Malaysia, yang semakin terpolarisasi. Saya adalah target," cetus Low dalam wawancara dengan media South China Morning Post beberapa tahun lalu dari kantornya di Hong Kong.

Menurut berbagai laporan media, Jho Low diduga bersekongkol dengan Riza Aziz, anak angkat PM Najib Razak, untuk menggelapkan uang negara tersebut. Dia antara lain diduga membeli berbagai rumah mewah di Amerika Serikat atas nama perusahaan cangkang dan memindahkan kepemilikan perusahaan kepada Riza Aziz, antara lain apartemen seharga US$ 33,5 juta di New York dan sebuah rumah berhiaskan piramida emas di kompleks mewah Beverly Hills, California.

Low juga dituduh menggunakan uang korupsi tersebut untuk menghadiahkan lukisan Pablo Picasso senilai US$ 3,2 juta kepada aktor Hollywood, Leonardo DiCaprio, dan perhiasan senilai US$ 9 juta kepada model Australia Miranda Kerr. Keduanya sudah mengembalikan hadiah tersebut dan menyanggupi permintaan kerja sama dengan Departemen Kehakiman Amerika Serikat.

"Saya percaya pada aturan hukum. Hingga saat ini, saya tidak dalam penyelidikan. Saya tidak pernah melakukan hal yang ilegal," cetusnya saat itu.jk

Berita Populer