•   Rabu, 16 Oktober 2019
Pemilu

Ancam ASN Netral

( words)
Ilustrasi.


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemprov Jawa Timur menekankan pentingnya netralitas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Ini menyusul tahun politik di Jatim yang bakal berlangsung pemilihan gubernur wakil gubernur dan pemilihan bupati walikota di 18 daerah. Sekretaris Daerah (Sekada) Provinsi Jatim, Akhmad Sukardi meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jatim bisa menjaga netralitas menjelang dan saat Pemilukada. "Netralitas ASN harus dijaga dan wajib dilaksanakan, jangan sampai mengikuti atau terlibat aktif dipemilukada apa lagi sampai mendukung pasangan calon," ungkap Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Jatim, Suprianto membacakan sambutan Sekretaris Daerah Provinsi Jatim, Akhmad Sukardi saat upacara rutin di Kantor Gubernur, Rabu (17/1/2018). Dikatakannya, kenetralitasan seorang ASN dalam proses penyelenggaraan Pemilukada dimanapun berada, khususnya di Jatim menjadi salah satu tolak ukur suksesnya penyelenggaraan pesta demokrasi. "Oleh karena itu, saya ingin mengingatkan kembali kepada seluruh ASN agar tetap menjaga netralitas. Karena, sesuai Surat Edaran yang dikeluarkan Badan Kepegawaian Negara Nomor 02/SE/2016 bahwa netralitas Pegawai Negeri Sipil wajib dilaksanakan. Jika tidak netral, konsekuensinya pasti akan kita terima," tegasnya. Untuk diketahui, tahun ini Jatim akan melaksanakan pesta demokrasi, pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Bahkan dari 38 daerah, 18 daerah di antaranya menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).arf Kabupaten dan kota yang menggelar Pilkada yakni: Kabupaten Lumajang Kabupaten Bondowoso Kabupaten Probolinggo Kota Probolinggo Kabupaten Pasuruan Kota Malang Kabupaten Nganjuk Kabupaten Jombang Kota Kediri Kota Madiun Kabupaten Madiun Kabupaten Magetan Kabupaten Tulungagung Kota Mojokerto Kabupaten Bojonegoro Kabupaten Bangkalan Kabupaten Sampang Kabupaten Pamekasan.

Berita Populer